Suara.com - Akademi Air Force di Colorodo Springs, Amerika Serikat menjadi salah satu tempat yang masuk dalam daftar serangan teroris yang akan dilakukan oleh kelompok Al Qaeda.
Dalm sebuah publikasi berbahasa Inggris dengan judul “Palestine: Betrayal of the Guilty Conscience," Al Qaeda menyatakan akan melakukan serangan teror di Amerika Serikat dan Inggris.
Sejumlah target yang akan menjadi sasaran adalah Times Square di New York, kasino di Las Vegas dan juga toko serba ada Marks and Spencers di London. Tidak disebutkan kapan kelompok teroris itu akan menjalankan aksinya.
Namun, kemungkinan besar mereka akan melakukan aksi teror pada tahun ini juga. Selain menyebutkan daftar lokasi yang akan menjadi target serangan, Al Qaeda juga memberi tahu pembaca tentang cara membuat bom mobil.
Akademi Air Force di Colorado sudah tahu tentang adanya ancaman tersebut. Otoritas setempat langsung menerapkan protokol yang esuai dalam menghadapi ancamam dari pihak luar.
“Kekhawatiran utama kami adalah keamanan dan keselamatan para kadet dan juga semua personil serta ribuan pengunjung yang datang ke sini setiap tahun,” demikian keterangan tertulis dari Akademi Air Force. (USAToday)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang
-
Isu Iuran Rp16,9 Triliun untuk Dewan Perdamaian, Menlu Sugiono: Itu Bukan 'Membership Fee'
-
Menteri PKP Maruarar Sirait Targetkan 2.603 Hunian Tetap di Sumatra Rampung Mei 2026
-
DPR Minta Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Jangan Sampai Sia-sia Akibat Lingkungan Tak Terurus
-
Ahok Bongkar Rahasia Pertamina: Nego Minyak di Lapangan Golf, Lebih Murah dari Klub Malam