Suara.com - Ratusan rumah milik warga dilaporkan rusak akibat gempa berkekuatan 5.0 Skala Richter (SR) yang mengguncang Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat Kamis (11/9/2014) dini hari.
"Berdasarkan data sementara, ada 194 unit rumah rusak akibat gempa tersebut," kata Wakil Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi saat dihubungi lewat telepon.
Ia memaparkan dari rumah yang mengalami kerusakan, terdiri dari 15 unit bangunan rusak berat, 179 rumah rusak sedang. Sejumlah sarana pendidikan, perkantoran, puskemas, jalan, irigasi juga mengalami kerusakan.
Salah satu saran pendidikan yang dilaporkan mengalami kerusakan adalah SMK 1 Batipuh, dan Kalaksa BPBD Sumbar merekomendasikan untuk dilakukan pemeriksaan kelayakan bangunan. "Tiga lokal tidak bisa dipakai untuk antisipasi belajar didirikan tenda. Kerusakan akibat gempa tersebut berada di Kecamatan X Koto, Batipuh, serta Pariangan," jelas Irdinansyah Tarmizi.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar hingga saat ini belum bisa memastikan berapa besar kerugian materi akibat gempa tersebut.
"Berdasarkan data sementara tidak ada korban jiwa, namun dua orang warga mengalami luka ringan dan luka berat yakni atas nama Fauril Rozi (12) serta Ruli Afandi (8)," katanya.
Ia menjelaskan, saat ini telah dibangun tenda darurat di tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Tanah Datar bagi warga yang rumahnya rusak.
"Sampai saat ini kami terus mendata kemungkinan masih ada rumah yang rusak akibat gempa tersebut. Kami juga akan verifikasi untuk tingkat kerusakan bangunan," ungkapnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Gempa M 4,3 Guncang Iran di Tengah Perang, Muncul Spekulasi Uji Coba Nuklir di Media Sosial
-
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Sabah Diguncang Gempa M 7,1, Getaran Terasa hingga Kaltara
-
Gempa M 7,1 Guncang Wilayah Kalimantan, BMKG Ungkap Penyebabnya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei