Suara.com - Kapolri Jenderal Polisi Sutarman mengatakan sedang menelusuri dan memeriksa kasus-kasus lama yang melibatkan AKBP Idha Endri Prasetiono, anggota Polda Kalimantan Barat yang ditangkap di Kuching terkait dugaan keterlibatan dalam pengedaran narkotika.
"Ini sedang diperiksa kasus-kasus yang lamanya dulu maka kita harus tunggu proses yang sedang berlangsung," kata Sutarman di Jakarta, Jumat (12/9/2014).
Menurut Kapolri, Polri saat ini sedang memeriksa kembali jejak rekam AKBP Idha, khususnya selama bertugas di Direktorat Narkoba Polda Kalbar.
"Yang jelas di Malaysia tidak terbukti (terlibat jaringan narkotika) kan, karena tidak terbukti maka dikembalikan (ke Indonesia). Sehingga kami akan mencoba mengurut kesalahan-kesalahan dia (AKBP Idha) yang dulu," ujarnya.
Sejauh ini, kata Sutarman, Kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk mencari pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan AKBP Idha.
"Dan tentu kami akan proses semaksimal mungkin dan beri hukuman seberat-berat mungkin (bila bersalah)," ucapnya.
Idha bersama salah seorang anggota polisi lainnya digerebek di Kuching, Malaysia, menyusul pengembangan peneyelidikan polisi Diraja Malaysia setelah berhasil salah seorang kurir di bandara Kuala Lumpur.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas
-
Bantargebang Sudah Sesak, DPRD DKI Minta Pasar Jaya Percepat Pengolahan Sampah Mandiri
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta dalam OTT Bupati Cilacap
-
Dubes Iran dan Anak-anak Indonesia Gelar Doa, Kenang 175 Siswi SD Minab yang Dibom Israel-AS
-
Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel