Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melepaskan tujuh rekan tersangka kasus suap Gubernur Riau Annas Maamun dan pengusaha Galut Manurung setelah diperiksa hampir 24 jam.
KPK meyakini ketujuh orang itu tidak berkaitan dengan dugaan transaksi suap dua tersangka.
"Berdasarkan hasil pendalaman hanya dua orang kita tetapkan sebagai tersangka dan yang lainnya boleh pulang karena tidak punya kaitan," kata Ketua KPK, Abraham Samad di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (26/9/2014).
Meskipun sudah diperbolehkan pulang, KPK bakal memanggil mereka kembali untuk keperluan pengembangan pemeriksaan.
"Karena menurut tim penyidik masih perlu dikembangkan," sambung Samad lagi.
Dalam aksi tangkap tangan terhadap Gubernur Riau, KPK berhasil mengamankan sejumlah uang dalam bentuk pecahan Rupiah dan dolar Singapura sebagai alat bukti transaksi penyuapan.
Menurut Samad, jika konversi barang sitaan itu mencapai Rp2 miliar. Annas dan Galut ditangkap kemarin, Kamis (25/9/2014), malam di sebuah rumah kawasan Cibubur, Jakarta Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri
-
Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar
-
Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia
-
Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo
-
Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap
-
MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan
-
1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat
-
Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang
-
Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah
-
Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan