Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta membenahi dan mengevaluasi program kampung deret karena belum menyentuh seluruh permukiman kumuh di ibu kota.
"Gara-gara satu rumah tidak mau direnovasi, seluruh rumah pada suatu gang tidak bisa ikut program kampung deret. Seharusnya pemerintah membuat aturan lain sebagai solusi, tidak bisa kaku begitu," kata Anggota Dewan Kota Jakarta Pusat Basri Bascho di Jakarta, Senin (29/9/2014).
Ia mengemukakan, seharusnya pemerintah mengizinkan rumah yang sudah bagus untuk tidak direnovasi atau mengikuti aturan dalam program kampung deret agar program ini tetap berjalan di permukiman padat.
"Pemilik rumah yang tidak mau karena merasa rugi jika harus mengorbankan lahan, ya biarkan saja tidak ikut asalkan tetangganya tetap jalan," ujar anggota perwakilan Kecamatan Menteng ini.
Ia menilai program kampung deret ini harus diteruskan karena terbukti mampu mengubah situasi kumuh suatu permukiman.
Sebanyak 420 unit rumah di Jakpus yang tersebar di beberapa kecamatan sudah masuk dalam program kampung deret pada 2014. Sementara 180 unit rumah direncanakan pada 2015.
Sebelumnya, kampung deret telah berdiri di Kecamatan Senen, Tanah Abang, dan Kemayoran.
"Gang yang sebelumnya hanya memiliki jalan seluas 50 centimeter kini bisa 1,5 meter. Ini tentunya sangat baik sekali karena masyarakat bisa hidup lebih nyaman dan sehat," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Kutip Doa Syekh Mesir, Ini Pesan Mendalam Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo di Nuzulul Qur'an
-
Iran Tolak Tawaran Dialog Trump: Selama Ramadan Kami Tak Berbicara dengan Setan
-
Iran Ancam Bunuh Donald Trump: Kini Kamu Harus Hati-hati!
-
Guru SLB di Yogyakarta Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi Disabilitas
-
PAN Copot Fikri Thobari dari Jabatan Partai Usai Terjaring OTT KPK
-
Iran Tetap Teguh di Jalur Wilayat al-Faqih Meski Digempur Serangan AS - Israel karena Ini
-
Cek Fakta: Benarkah Insinyur India Ditangkap di Bahrain karena Jadi Mata-mata Mossad?
-
Pejabat hingga Ulama Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an di Istana, Quraish Shihab Beri Tausiah!
-
Putra Menkeu Israel Nyaris Tewas! Serpihan Mortir Hizbullah Tembus Perut
-
Duet AS-Israel Tak Kunjung Sukses Atasi Serangan Balik Iran, 'Epic Fury' Diledek Jadi 'Epic Failure'