Suara.com - Kuasa hukum PDI Perjuangan, Andi Asrun, mengaku sangat kecewa dan merasa aneh dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak uji materi MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3) berkaitan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014.
Menurut saya, keputusan MK ini terasa aneh. Karena dia mengatakan, bahwa tidak ada diskriminasi, antara penentuan komposisi pimpinan DPRD, dengan DPR," kata Andi usai mendengar penolakan MK terkait UU MD3 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Senin (29/9/2014).
Andi mengaku ketika mengajukan gugatan UU MD3 terdapat diskriminasi, karena menurut Andi di dalam Undang-Undang 17 tahun 2014 mengatakan bahwa pimpinan DPR itu dipilih dari dan oleh anggota. Kemudian lanjutnya, pimpinan DPRD itu adalah berdasarkan perolehan kursi terbanyak pertama.
"Jadi siapa, yang terbanyak di DPRD, dia jadi ketua pimpinan. Jadi dalam Undang-Undang terdapat dua hal yang berbeda, padahal esensinya sama," ujar dia.
"Itulah sebetulnya sifatnya diskriminasi. MK mengatakan, diskriminasi itu terkait dengan putusan-putusan terdahulu. Jadi saya melihat MK ini bermain dengan kata-kata," tutup Andi.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
Heboh Keluhan Warga Diwajibkan Bayar Infaq Lewat BAZNAS DKI, Pramono: Tak Boleh Ada Pemaksaan!
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat
-
Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual
-
Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini
-
KPK Ungkap Modus Budiman Bayu Sembunyikan Uang Gratifikasi Rp5,19 Miliar
-
KPK Ungkap Kasus Korupsi Bea Cukai Pengaruhi Maraknya Rokok Ilegal
-
Terungkap! Ini Alasan KPK Langsung Tangkap Kasi Intel Cukai
-
Demo di Mabes Polri, Mahasiswa UI Sindir Polisi Berpeci dan Berkerudung: Tak Bisa Pikat Hati Kami!