Suara.com - Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Denpasar, Bali, I Wayan Pageh menyatakan, pihaknya tidak mempunyai data tentang Mayang Prasetyo (Febri Andriansyah), korban mutilasi di Australia.
“Di bank data tidak ditemukan data diri maupun catatan pernah mengeluarkan kartu tenaga kerja luar negeri (KTKLN) untuk yang bersangkutan, katanya di Denpasar, Selasa (7/10/2014).
Sedangkan terkait data dengan nama asli korban yakni Febri Andriansyah (27), dia menyatakan bahwa rekam jejak Febri di BP3TKI Bali juga tidak ada mengingat pembuatan KTKLN harus dilengkapi KTP asli dan surat dari orang tua.
"Dalam mengeluarkan KTKLN, harus ada KTP asli dan surat izin dari keluarga," katanya.
Sebelumnya, dikabarkan bahwa korban Febri Andriansyah atau Mayang Prasetyo dari Desa Sukamenanti, Kecamatan Kedaton, Lampung itu pernah bekerja sebagai seorang juru masak di sebuah kapal pesiar.
"Artinya dari sejak awal mereka (korban) bekerja tidak membekali diri dengan KTKLN. Mekanisme yang ada biasanya kalau ada KTKLN datanya ada di tempat kami dan kami wajib mengirimkan datanya seperti paspor, visa dan perjanjian kerja," imbuhnya.
Dia mengaku bahwa pihaknya telah dihubungi pada Senin (6/10/2014) sore oleh Kementerian Luar Negeri terkait data korban mutilasi di Brisbane itu.
"Kemlu menanyakan kepada kami karena korban berangkat dari Denpasar. Tetapi tidak terdaftar sebagai TKI dengan bukti KTKLN," ucapnya.
Mayang Prasetyo ditemukan tewas dimutilasi di apartemen milik kekasihnya di Brisbane, Australia. Pembunuhan itu diduga dilakukan oleh kekasihnya, Marcus Volke.
Marcus, saat akan ditangkap polisi, melarikan diri dan kemudian bunuh diri beberapa meter dari TKP. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang
-
Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI
-
Amerika Serikat: Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81
-
Cara Ampuh Membersihkan Keran Kamar Mandi Agar Kinclong, Cuma Pakai Bahan Ini
-
Kimpul Bu Tin: Ketika Umbi Lokal Bertemu Kreativitas Zaman Now
-
Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme
-
Bukan 2 Jam, Keluarga Tahanan KPK Dapat 'Bonus' Waktu Kunjungan di Hari Kemerdekaan
-
Cara Mematikan Watermark Gemini di Pengaturan Google Terbaru
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Bintang Heroes Hayden Panettiere Meninggal Dunia di Usia Muda