Suara.com - Mantan anggota Tim Transisi Jokowi-JK Hasto Kristianto mengakui, Presiden Joko Widodo berhati-hati menentukan nama-nama calon menteri yang akan duduk di kabinetnya mendatang.
Hasto menerangkan karena hal itu berkaitan dengan kepentingan bangsa dan negara, serta besarnya harapan rakyat kepada kabinet pemerintahan Jokowi-JK.
"Karena itu lah, perlu pendalaman, kehati-hatian, pengkajian secara mendalam, betul-betul dipastikan, agar pemerintahannya komitmen untuk membentuk pemerintahan yang bersih itu dapat di wujudkan," kata Hasto usai bertemu Jokowi di kawasanIstana Kepresidenan, Kamis (23/10/2014).
Politisi PDI Perjuangan itu mengaku karena ingin menjaga harapan rakyat kepada kabinet diperlukan pertimbangan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan KPK.
"Karena itulah pelibatan PPATK (dan KPK) penting, sehingga nama-nama mempertimbangkan masukan yang ada di luar itu sebagai suatu prinsip menjaga etika penyelenggaraan negara tentu saja sangat penting," kata Hasto. [Bowo Raharjo]
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis