Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP Hasan Husairi Lubis mendukung kehati-hatian Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelum mengumumkan susunan kabinet pemerintah periode 2014-2019.
"Lebih baik sudah klop dan cocok dulu, baru diumumkan. Jangan sampai sudah diumumkan, ternyata hasilnya tidak sesuai harapan. Jadi, lebih bagus ditunda, daripada dipaksakan," kata Hasan kepada suara.com, Jumat (24/10/2014).
Hasan mengatakan Jokowi-JK memiliki waktu dua minggu untuk mengumumkan susunan kabinet. Itu sebabnya, kata Hasan, jangan memaksa Jokowi-JK untuk cepat-cepat menyampaikan nama menteri.
"Memang orang akan menilai begini begitu. Tapi, jangan dipaksa-paksa. Ada waktu dua minggu maksimal dalam UU. Biarlah beri kesempatan dulu. Saya kira dalam lima hari ini, beliau mungkin akan mengumumkan," kata Hasan.
Menurut Hasan pembatalan agenda pengumuman di Pelabuhan Tanjung Priok pada Rabu (22/10/2014) malam lalu, pasti ada alasan kuat dari Jokowi dan timnya.
Terkait dengan hasil penelusuran KPK dan PPATK yang menyebutkan ada delapan calon menteri yang terindikasi korupsi, Hasan yakin masukan dari kedua lembaga tersebut diperhatikan Jokowi-JK karena ekspektasi masyarakat terhadap pemerintah Jokowi akan bebas korupsi sangat tinggi.
"Saya kira, kalau sudah ada catatan KPK, berpulang lagi kepada Pak jokowi sebagai Presiden. Tentu Pak Jokowi akan mempertimbangkan bahwa suatu saat kalau nama yang jadi catatan KPK itu kena kasus, imbasnya akan ke Pak Jokowi sendiri," kata Hasan.
"Kalau nanti terbongkar, kemudian ada kicauan dari KPK, itu kan berbahaya juga. Kredibilitas Jokowi jadi taruhan. Itu resikonya, kan sudah diingatkan KPK," Hasan menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas