Suara.com - Ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, baru saja menambah koleksi gelar juara mereka di tahun 2014. Setelah meraih titel All England Super Series Premier dan Singapore Open Super Series 2014, pasangan Juara Dunia 2013 ini kembali merebut gelar juara di turnamen French Open Super Series 2014.
Seperti diberitakan sebelumnya, Tontowi/Liliyana memenangkan partai final Prancis Terbuka atas pasangan suami-istri asal Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock. Mereka menang dalam pertandingan yang tergolong mudah, dengan skor 21-9 dan 21-16.
Namun, seusai kemenangan ini, Tontowi/Liliyana tak lantas bisa bersantai-santai. Keduanya bakal segera kembali berlatih di Pelatnas Cipayung, untuk mempersiapkan diri ke turnamen China Open Super Series Premier 2014 yang akan dihelat pada 11-16 November 2014 di Fuzhou, Cina.
Untuk diketahui, pada ajang yang sama tahun lalu, Tontowi/Liliyana berhasil menjadi juara. Tak heran jika mereka kini bertekad untuk mempertahankan prestasi yang membanggakan ini.
"Mudah-mudahan kami berhasil mempertahankan gelar juara di China Open. Waktu untuk persiapan tidak banyak, tidak sampai dua minggu. Belum lagi masalah jet lag sepulangnya kami dari Eropa. Makanya kami mau mempersiapkan diri sebaik mungkin," kata Liliyana, seperti dipublikasikan situs BadmintonIndonesia.org.
"Lewat kemenangan di French Open, kami membuktikan bahwa dengan bermain tenang dan fokus, kami bisa mengalahkan lawan-lawan kami," tambah Liliyana.
"Kami sempat absen di kejuaraan dunia dan membuat rangking kami turun ke posisi empat. Semoga dengan gelar juara di French Open, peringkat kami kembali naik. Begitu juga rasa percaya diri kami, semoga ikut naik juga," tutur Tontowi menambahkan.
Sebelumnya, peringkat terbaik Tontowi/Liliyana ada di posisi dua dunia. Namun pasangan ini harus absen di BWF World Championships 2014 karena Tontowi mengalami cedera engkel. Oleh karenanya, peringkat mereka pun belakangan merosot ke posisi empat.
Perlahan tapi pasti, Tontowi/Liliyana mencoba untuk bangkit dan menata kembali rasa percaya diri mereka. Hasilnya pun cukup baik. Setelah pulih dari cedera, Tontowi/Liliyana meraih medali perak di Asian Games 2014, menyusul kemudian runner-up di Denmark Open Super Series Premier 2014. [BadmintonIndonesia.org]
Tag
Berita Terkait
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan
-
Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai
-
Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel
-
WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney
-
Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus
-
Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen
-
Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU
-
Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'
-
'Ini Tidak Bisa Dilepas!', Nadiem Makarim Muncul Pakai Gelang Detektor di Sidang Korupsi Chromebook
-
KPK Duga Dua Ajudan Bantu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terima Gratifikasi