Suara.com - Tersangka penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi), Muhamad Arsyad, akhirnya dapat kembali ke rumahnya di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Senin (3/11/2014) setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menangguhkan penahanannya.
Arsyad diantar empat orang penyidik dari Mabes Polri sekitar pukul 07.30 WIB dengan membawa surat penangguhan penahanan.
“Tadi jam 07.30 WIB diantar sama empat orang penyidik,” ujar Juru Bicara Keluarga Arsyad, Fahrur Rohman, kepada suara.com, Senin (3/11/2014).
Usai dilakukan penangguhan penahanan, lanjut Rohman, Arsyad dikenakan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis.
Untuk mensyukuri kepulangan Arsyad, Fahrur Rohman juga menyatakan, pihak keluarga juga akan menggelar syukuran.
“Nanti habis Zuhur ada syukuran di mushala. kita undang tetangga-tetangga aja,” tambah Rohman.
Seperti diberitakan sebelumnya, orangtua Muhammad Arsyad datang ke Istana Presiden dana menemui Presiden Jokowi pada Sabtu (1/11/2014). Ia meminta Presiden Jokowi untuk memaafkan penghinaan yang dilakukan anaknya itu.
Dalam kesempatan itu Presiden juga menyatakan akan meminta pihak kepolisian untuk menangguhkan penahanan terhadap Arsyad.
Berita Terkait
-
Polemik Batasan Bias Antara Penyampaian Kritik dan Penghinaan Presiden dalam KUHP Baru
-
Dulu Dibatalkan MK, Kenapa Pasal Penghinaan Presiden Kini Ada Lagi?
-
Bongkar Penampakan Ijazah Gibran dengan Alumni MDIS Singapura, Apakah Sama?
-
Riwayat Pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School Disorot, Ini Fakta dan Profil Sekolahnya
-
Di Balik Kontroversi Ijazah Gibran Rakabuming Raka, Ini Profil Kampus MDIS Singapura
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Modus Baru! Rp300 Ribu Jadi Umpan, Pencuri di Kramat Jati Ngaku Kasat Narkoba Gondol Motor Ojek
-
Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru
-
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal
-
5 Fakta Jepang yang Enggan Kutuk Serangan Israel ke Iran, Kenapa?
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada