Korban kedua dalam kasus mutilasi Hongkong ternyata juga seorang perempuan warga negara Indonesia. Menurut keterangan konsulat Indonesia yang diterima AFP, korban diketahui bernama Seneng Mujiasih, (29).
Sebelumnya, perempuan itu oleh media setempat disebut-sebut bernama Jesse Lorena, seorang disc jockey (DJ) asal Filipina. Namun, ternyata itu bukan identitas sesungguhnya dari si korban. Dalam surat dakwaan yang dibacakan pada persidangan perdana tersangka Rurik Jutting, identitasnya belum diketahui.
"Dia berasal dari Muna, Sulawesi Utara. Ia memegang visa kerja, namun visanya hanya berlaku sampai tahun 2012," kata Konsul Konsuler I KJRI Hong Kong, Rafail Walangitan seperti dikutip oleh AFP.
Kontrak kerjanya adalah sebagai pembantu rumah tangga dan berlaku sejak tahun 2010 hingga tahun 2012.
"Kami tidak mengetahui statusnya sejak saat itu," kata Rafail.
Mujiasih ditemukan dalam keadaan tanpa busana dengan luka tusukan di leher dan bokong dalam kamar apartemen Rurik Jutting. Sementara itu, korban pertama yang sudah teridentifikasi lebih dahulu, yakni Sumarti Ningsih, ditemukan dalam keadaan terpotong-potong. Potongan tubuh Ningsih ditemukan sudah membusuk dalam sebuah koper yang diletakkan di balkon apartemen.
Polisi menduga kedua korban merupakan pekerja seks, namun ayah Ningsih, Ahmad Kaliman, (58), saat diwawancarai di kediamannya di Cilacap, Jawa Tengah, mengatakan bahwa putrinya berangkat ke Hongkong untuk bekerja di restoran. Ahmad menyatakan harapannya agar pelaku pembunuhan putrinya dihukum mati.
"Saya ingin agar pembunuh anak saya dihukum mati. Ia membunuh anak saya secara sadis, jadi ia harus dihukum mati," kata Ahmad kepada AFP di Cilacap. (News.com.au/AFP)
Berita Terkait
-
Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok
-
Polisi Ungkap Tersangka Mutilasi Depok Positif HIV Sejak Februari 2026
-
Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi
-
Kasus Mutilasi Saepul, Pakar UGM Ingatkan Aplikasi Kencan Tak Bisa Disalahkan Begitu Saja
-
Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara