Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengirim ancaman kepada pejuang Kurdi Peshmerga, yang isinya mengatakan akan menikahi pejuang perempuan Kurdi yang tertangkap dalam pertempuran.
Al Arabiya, yang mengutip laporan Daily Mail, Rabu (5/11/2014), membeberkan bahwa ancaman itu diterima oleh Kolonel Nahida Ahmad Rashid, komandan Batalion Perempuan Peshmerga Kedua.
"Pesan itu mengatakan bahwa jika mereka menangkap seorang pejuang perempuan Peshmerga, mereka akan menikahinya," kata Rashid.
Tetapi, menurut Kolonel Rashid, pasukannya tidak gentar dan bahkan sudah punya rencana lain jika tertangkap.
"Saya sudah memerintahkan para pejuang di garis depan untuk menyimpan satu peluru di dalam kantung, yang bisa digunakan jika tertangkap. Saya tidak mau mereka ditangkap hidup-hidup oleh ISIS," ujar dia.
Meski demikian, Rashid mengatakan belum ada anggota pasukannya yang terpaksa menggunakan peluru itu. Tetapi pasukan perempuan dari Partai Buruh Kurdi (PKK) yang bertempur di Kobane pernah terpaksa menggunakan peluru itu.
"Minggu lalu, salah satu pejuang PKK, terkepung oleh ISIS sementara rekan-rekannya sudah tewas. Ia memilih menembak dirinya sendiri ketimbang membiarkan mereka menangkapnya hidup-hidup," tutur Rashid.
Rashid sendiri berikrar akan melawan dan memerangi ISIS sampai akhir hayatnya.
"Ini sebuah tragedi besar bagi saya, bagaimana di abad 21 masih ada manusia yang menyiksa dan memenggal manusia lain seperti yang dilakukan ISIS," kata Rashid.
"Sampai akhir hayat dan sampai titik darah penghabisan, saya akan melawan ISIS," tegas Rashid.
Berita Terkait
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
-
Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?
-
Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar
-
23 Militan Kurdi Tewas di Suriah, Eskalasi Serangan Turki Pasca Trump Menjabat
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!