Suara.com - Politisi Partai Golkar Nurul Arifin menyebutkan kisruh yang berujung pada dualisme kepemimpinan DPR segera dapat diselesaikan dalam waktu dekat.
"Politik itu kan sifatnya konsensus, sifatnya persamaan dan kompromi. Saya rasa persoalan ini tinggal menunggu waktu, waktunya kapan? Insya Allah minggu depan selesai," katanya di Jakarta, Sabtu, (8/11/2014).
Wakil Sekertaris Jenderal DPP Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan, sudah ada negosiasi antara kedua belah pihak tentang pembagian unsur pimpinan pada Alat Kelengkapan Dewan.
"Sudah ada negosiasi dan pertemuan yang kelihatannya sudah mencair. Mudah mudahan mengerucut pada satu kesepakatan dan bisa diselesaikan secepatnya," ujar mantan anggota DPR ini.
Ia berharap agar semua pihak tidak usah mempermasalahkan dan membuat persoalan ini semakin meruncing sehingga tidak kunjung selesai.
"Semua masalah pasti selesai, kalau tidak bisa diselesaikan maka waktu yang akan menyelesaikan. Ini kan sangat politis dan manusianya berkepentingan, harapannya situasi ini damai," tambahnya.
Ketua DPR Setya Novanto sebelumnya mengatakan sudah ada titik terang dalam kisruh dualisme di DPR yang saat ini kelihatannya sudah mulai mencair. Tidak menutup kemungkinan dalam pekan ini ada titik temu.
"Mari doakan saja semoga persoalan ini minggu depan dapat selesai," kata Setya di gedung DPR Selasa (4/11/2014).
Menurut dia, kedua belah pihak, dari Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat sementara ini telah membangun komunikasi politik secara intensif sehingga diharapkan dualisme ini berakhir serta bersatunya kembali DPR dengan bulat.
"Mudah-mudahan ada titik temu, ini demi kebaikan, dan demi kebaikan rakyat. Mari kita bekerja lebih cepat agar produktivitas politik bisa berjalan bersama-sama dengan seluruh anggota DPR, dengan niat semua bisa kembali baik," ucapnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Di Tengah Kepungan Massa, Nurul Arifin Sentil Rekan di DPR: Kondisinya Tidak Baik-baik Saja!
-
Indonesia Gampang Dicolong Datanya, Legislator Golkar Cecar Kominfo: Masalahnya di Mana? Kita Gemas
-
Diduga Milik Gibran, Akun Fufufafa Lakukan Pelecehan Terhadap Artis dan Tokoh Perempuan Indonesia
-
Starlink Elon Musk Dicap Bunuh Industri Telekomunikasi RI, Nurul Arifin Cecar Budi Arie di DPR: Kominfo Pro Siapa?
-
2 Kursi Jadi Milik Istri Kang Emil Dan Nurul Arifin, Ini 8 Nama Caleg Lolos Senayan Dari Dapil Jabar I
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati