Suara.com - Pelaksana tugas Guberur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan menerapkan gerakan hari pemungutan sampah di Ibu Kota. Kegiatan ini akan melibatkan para pegawai negeri sipil dan anggota masyarakat yang tergabung dalam gerakan "Bersih Nyok."
"Gerakan pungut sampah seminggu sekali, kan kita punya PNS begitu banyak, terus ada swasta juga. Nah kita pengen Jumat itu kayak dulu, sekalian olahraga pagi, orang gerakan mungut sampah, seminggu sekali," kata Basuki yang biasa disapa Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (14/11/2014).
Dengan adanya gerakan yang akan dilaksanakan seminggu sekali tiap hari Jumat ini, diharapkan warga Jakarta maupun pendatang menjadi lebih tersentuh untuk peduli lingkungan bersih.
"Orang buang sampah sembarangan kita mesti hukum, nah makanya mesti gerakin masyarakat kan, terus pasang CCTV," kata Ahok.
Ahok menyindir kebiasaan warga yang selalu membuang sampah di bantaran Sungai Ciliwung.
Gerakan Bersih Nyok akan diperkenalkan di Lapangan Menteng, Jakarta Pusat, tanggal 22 sampai 28 bulan ini.
Kegiatan ini merupakan rangkaian upaya Ahok untuk menciptakan lingkungan Ibu Kota yang bersih. Belum lama ini, mewacanakan untuk menindak orang yang membuang sampah dengan cara menahan KTP yang bersangkutan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
Terkini
-
Misteri Kematian WNA di Imigrasi Depok, Ditemukan Tewas di Toilet: Ini 7 Faktanya
-
Kerja 36 Jam hingga Tidur di Lorong, Kasatpol PP DKI: 35 Anggota Saya Meninggal Dalam Setahun!
-
Dukung Usulan Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Burhanuddin: Terobosan Buat Reformasi Kepartaian Kita
-
Malaysia soal Selat Malaka: Tak Perlu Campur Tangan Asing, ASEAN Dinilai Mampu Kelola Sendiri
-
Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Peran Negara sebagai Jangkar Perlindungan Pekerja
-
Penuhi Panggilan KPK, Ustaz Khalid Basalamah: Saya Tidak Kenal Pihak yang Terlibat Korupsi Haji
-
Kepergok Hendak Bobol Warung Sembako, Pencuri Dihajar Warga hingga Cium Aspal
-
Menangis di Sidang Chromebook, Ibrahim Arief Merasa Dikriminalisasi: Apa Dosa Saya?
-
Terjun dari Lantai 4: Satu PRT di Benhil Tewas, Dugaan Dikurung Majikan Masih Diselidiki Polisi
-
Listrik PLN Anjlok, Lampu Merah di Jakarta Banyak yang Mati, Polisi Waspada Macet Parah Sore Ini