Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar menemui puluhan kepala desa dan lurah yang ada di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, saat kunjungan kerja di daerah itu, Sabtu (22/11/2014).
Pertemuan itu berlangsung di aula Kabupaten Donggala yang juga dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Sudarto, Bupati Donggala Kasman Lassa, dan sejumlah pejabat lainnya.
Dalam pertemuan itu, Menteri Marwan Jafar mempertegas pemberian anggaran untuk setiap desa sekitar Rp1,4 miliar sesuai Undang-Undang Desa yang disahkan pada akhir 2013.
Dia berharap dana tersebut dapat bermanfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Marwan Jafar mengatakan pelaksanaan penyaluran Dana Desa itu mulai dikucurkan pada 2015 secara bertahap.
Dia juga meminta pemerintah desa agar lebih cermat dalam mengelola dana tersebut karena mengandung potensi risiko yang tidak kecil.
Sebelumnya, dia mengatakan potensi risiko itu terdapat pada aspek administratif dan konflik sosial. Pemerintah desa saat ini dinilai belum terbiasa dalam melakukan penatausahaan dan pengelolaan dana APBN.
Menurutnya, pengelolaan dana tersebut membutuhkan keahlian dan ketrampilan administratif.
Administrasi yang buruk bisa menjadi temuan dugaan korupsi sehingga penggunaan dana desa tersebut harus diawasi dan dikelola dengan baik.
Sementara itu, untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi akan mencanangkan Gerakan Desa Mandiri di 3.500 desa pada 2015.
Selain itu, pemerintah akan membentuk dan mengembangkan 5.000 Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), revitalisasi pasar desa, dan pembangunan infrastruktur jalan pendukung pengembangan untuk produk unggulan di 3.500 desa mandiri. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya
-
Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan
-
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok
-
Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung
-
PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila
-
Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat