Suara.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB-) Yuddy Chrisnandi mengatakan status Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan diputuskan dalam tiga bulan ke depan. Hal itu terkait efisiensi lembaga nondepartemen tersebut.
"Dalam waktu tiga bulan ke depan akan ada gambaran institusi pemerintah mana saja yang bisa digabungkan, tidak bermanfaat dihapuskan atau sekedar dirampingkan," kata Yuddy seusai melakukan peninjauan kantor BMKG di kawasan Kemayoran, Jakarta, Selasa (25/11/2014).
Yuddy mengatakan, pihaknya terus melakukan audit sejumlah lembaga negara terkait efisiensi kinerja. Hal itu diperkuat dengan peninjauan lapangan secara langsung atau tidak hanya melalui audit di atas kertas.
Menurut dia, BMKG perlu dipertahankan meski Yuddy belum dapat memastikan status lembaga tersebut nantinya.
Setelah melakukan peninjauan, Menteri PAN-RB mengakui peran BMKG sebagai lembaga vital. Secara fungsional, BMKG termasuk lembaga yang harus dipertahankan.
"BMKG sendiri memiliki fungsi vital untuk menjaga keselamatan nyawa rakyat Indonesia. Selain itu, kehadirannya juga membantu keberhasilan pembangunan nasional khususnya di sektor pertanian dan kelautan," kata dia.
Lebih lanjut, BMKG dikatakannya membantu kegiatan ekonomi masyarakat dengan fungsinya yang memberikan info cuaca yang bisa dimanfaatkan sektor perhubungan dan sektor terkait lainnya.
"Jadi ada fungsi keselamatan dan ekonomi," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni
-
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Hujan Lebat Disertai Petir Intai Langit Jabodetabek Hari Ini
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Prabowo Sudah Sering Ingatkan! Istana Prihatin Pejabat Kabinet Terseret Korupsi Dua Hari Beruntun
-
Terbangun karena Hawa Panas! Warga Berhasil Menyelamatkan Diri Saat 30 Rumah di Johar Baru Terbakar
-
Korupsi Massal! Selain Wamen Silmy Karim, KPK Tahan Plt Dirjen Imigrasi hingga Pejabat Kanwil Jabar
-
Ketegangan Meningkat! Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Satu Orang Tewas
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Sidang Vonis Kasus K3: Akankah Eks Wamenaker Noel Dihukum 5 Tahun Bui?
-
Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan
-
Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat
-
Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis
-
Kasus Korupsi BGN: Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Terima Laporan