Suara.com - Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, hari Kamis (27/11/2014) diumumkan sebagai wakil direktur Partai Pekerja Korea yang bekuasa di negeri tersebut. Ia ditempatkan di Departemen Propaganda dan Agitasi yang menangani urusan penyebaran ideologi melalui media, seni, dan kebudayaan.
Pengumuman ini menjawab spekulasi yang beredar sebelumnya soal kemungkinan dirinya masuk dalam lingkaran kekuasaan Korea Utara. Sebelum menjabat di posisinya yang sekarang, Kim Yo Jong, (27), memang sudah menjadi salah satu pejabat partai, hanya saja belum sampai memiliki kekuasaan seperti sekarang ini.
Dengan penunjukkan ini, Kim Yo Jong jadi satu lagi anggota generasi ketiga klan Kim yang berkuasa Korea Utara. Sebelumnya ada Kim Kyong Hui, adik dari mendiang penguasa Korut Kim Jong Il yang menjadi pejabat senior militer dan partai. Namun, belakangan, perempuan itu tidak lagi terlihat setelah suaminya, Jang Song Thaek, dieksekusi mati setahun lalu.
Kim Jong-un, (31), dan saudara perempuannya, Kim Yo Jong adalah putra dan putri dari istri keempat mendiang Kim Jong Il. Kakak beradik itu diyakini sama-sama belajar di sekolah asrama Swiss. Kakak mereka, Kim Jong Chol, juga dikabarkan bersekolah di tempat itu. (Reuters/Mirror)
Tag
Berita Terkait
-
Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Kim Jong Un Tembak 10 Rudal Balistik saat Perang AS-Israel vs Iran Makin Panas
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
Terkini
-
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Minta Maaf dan Lakukan Rekayasa Perjalanan Kereta
-
Kasus Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Akui Kesalahan dan Beri Sanksi Petugas PPSU
-
Laporan KPK: Kekayaan Gibran Bertambah Rp 395 Juta, Total Kini Rp 27,9 Miliar
-
Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Meningkat, FSGI Catat 22 Kasus dalam 3 Bulan
-
Isu Jatuhkan Prabowo Mencuat, Fahri Hamzah Minta Jangan Kasih Ruang: Dunia Lagi Kacau
-
Marak Pelecehan di Transportasi Online, Polda Metro Jaya Imbau Warga Terapkan Jurus 'BERANI'
-
Eks Pengacara Lukas Enembe Ajukan PK, Putusan MK Jadi Senjata Baru
-
Tim Bon Jowi Klaim Menang 4-0 di KIP soal Ijazah Jokowi, Kini Tinggal Hadapi Polri
-
Kepala BGN Sambangi Banggar DPR, Said Abdullah Sebut Ada Penajaman Prioritas Anggaran Rp20 Triliun
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi