Suara.com - Seorang perempuan warga Amerika Serikat (AS) yang dipidana karena telah memasak tubuh seorang lelaki tetangganya seusai menjerat leher dan memotong tubuh korban, akhirnya divonis hukuman penjara seumur hidup.
Hakim di Pengadilan Wilayah Volusia membacakan vonis itu pada Jumat (5/12/2014) waktu setempat. Angela Stoldt, nama perempuan sadis berusia 42 tahun itu, dinyatakan bersalah melakukan tindak pembunuhan (berencana) tingkat pertama.
Sebagaimana dikutip News.com.au, menurut pihak berwenang, Stoldt coba "mengkremasi" tubuh korbannya, James Sheaffer (36 tahun), pada April 2013 lalu. Dia melakukannya dengan memasukkan beberapa bagian tubuh korban ke dalam oven, selain menaruh beberapa lainnya dalam pot di atas kompor.
Namun upaya "kremasi"-nya itu ternyata gagal. Stoldt lalu mengumpulkan lagi potongan-potongan tubuh korbannya tersebut ke dalam sebuah kantong, serta lantas membuangnya begitu saja ke tong sampah.
Berdasarkan keterangan pihak berwenang pula, Stoldt diketahui sebelumnya memanfaatkan Sheaffer untuk memperoleh uang, meski hubungan keduanya tak melibatkan seks kendati cukup akrab. Penyidik kasusnya juga memastikan uang menjadi motif pembunuhan yang dilakukan Stoldt.
Menurut pemberitaan di Daytona Beach News-Journal pula, Stoldt sempat mengaku bahwa dia terpaksa membunuh Sheaffer untuk membela diri. [News]
Berita Terkait
-
Terapis SPA Tewas di Kamar Kos Bekasi, Polisi Tangkap Pelaku dan Temukan Cairan Pembersih Toilet
-
Kronologis Ancaman Pembunuhan Keluarga Thom Haye
-
Pria di Depok Tewas Ditusuk Saat Tertidur Pulas, Pelaku Teriak 'Gua Orang Lampung'
-
Tragedi Kripto dan Kanker, Membedah Motif Pembunuhan Sadis Anak Politisi PKS
-
Misteri 40 Menit di Kamar Mandi, Misri Puspita Bakal Bersaksi di Sidang Pembunuhan Brigadir Nurhadi
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK
-
Bertemu Dubes Filipina, Yusril Jajaki Transfer Narapidana dan Bahas Status WNI Tanpa Dokumen
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
-
Mengapa KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka Korupsi?