Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI akan menggelar rapat paripurna pembentukan dan pengesahan Alat Kelengkan Dewan (AKD) pada Senin 8 Desember 2014 mendatang.
Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan aspresiasi atas sikap wakil rakyat yang berada di DPRD.
"Saya kira ini kemajuan yang baik ya. Akhirnya DPRD bisa mengerti, bahwa tanggung jawab kepada rakyat harus diwujudkan dengan bekerja. Saya kira ya kita berterima kasih untuk DPRD," ucap Ahok di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (7/12/2014).
Sebelumnya DPRD beberapa kali melakukan penundaan paripurna untuk pengesahan AKD. Hal itu terjadi lantaran ada beberapa komisi yang diperebutkan sembilan fraksi adalah Komisi D bidang Pembangunan dan Komisi E bidang Kesejahteraan Rakyat.
Hal itu dikatakan oleh Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi menilai lantaran seharusnya Fraksi PDI Perjungan mendapat dua komisi tersebut. Namun, akhirnya setelah pembahasan antara KIH dan KMP, akhirnya lima fraksi peraih suara terbanyak masing-masing mendapatkan satu kursi ketua komisi.
"Memang Komisi D dan E yang paling diperebutkan. Harusnya PDI-P dapat dua komisi. Tapi kita nggak mau seperti itu. Jadi secara proporsional Komisi A punya Fraksi PPP, Komisi B punya PKS, Komisi C punya Demokrat, Komisi D punya Fraksi Gerindra dan Komisi E punya PDI-P," ujar Pras di DPRD DKI, Jumat (5/12/2014).
Berita Terkait
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Membaca Ulang Keberagaman di Indonesia dalam Buku Ahok Koboi Jakarta Baru
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran
-
JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?
-
Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?
-
Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK
-
Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik
-
BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan
-
Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya
-
Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan
-
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok
-
Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung