Suara.com - Untuk mengungkapkan kekecewaan atas penetapan Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta 2015 sebesar Rp2,7 juta, buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Logam Elektrik Mesin, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, dan Garda Metal membakar gambar Gubernur Basuki Tjahaja Purnama di depan Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2014) siang.
"Kita kecewa besar hari ini," kata salah seorang peserta demo.
Mereka kecewa berat karena tuntutan kepada pemerintah untuk menaikkan UMP sebesar Rp3 juta tidak ditanggapi sama sekali.
Setelah membakar gambar Ahok dan karet ban, para pekerja meninggalkan Balai Kota dengan kendaraan masing-masing. Sambil pergi, mereka sengaja menarik gas sepeda motor sekencang-kencangnya dan membunyikan klakson sehingga menimbulkan suara bising.
Saat ini, mereka bergerak menuju ke kantor Kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan. Rencananya, mereka juga akan demo di kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jalan Gatot Subroto.
Sebelumnya, para pekerja sempat mengancam akan merubuhkan pagar Balai Kota apabila pemerintah tetap cuek. Dengan banyak pertimbangan, akhirnya mereka membatalkan niat tersebut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan UMP di Ibu Kota Jakarta tahun 2015 sebesar Rp2,7 juta. Nominal ini dibulatkan dari nilai yang disepakati oleh unsur pemerintah dan dunia usaha yaitu Rp2,693 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
Terkini
-
Ancaman Mata Kering SePeLe di Balik Layar Laptop Mengintai Pekerja Remote, INSTO Dry Eyes Solusinya
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Diperiksa KPK, Terseret Pusaran Korupsi Bupati Bekasi?
-
KIP Perintahkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi, Diberi Waktu 14 Hari untuk Banding
-
Aplikasi Dapodik 2026.b PAUD Diluncurkan, Operator Wajib Lakukan Instal Ulang
-
Terbongkar, Ini Daftar 9 Informasi Ijazah Jokowi yang Sengaja Ditutupi KPU
-
Simbol X di Masker Warnai Sidang Vonis Laras Faizati di PN Jaksel, Apa Maknanya?
-
Detik-detik Menegangkan Sidang Vonis Laras Faizati: Pendukung Riuh, Berharap Bebas Sekarang Juga
-
Presiden Prabowo Kumpulkan Rektor dan Guru Besar di Istana, Ini Isu yang Dibahas
-
Polemik Pasal Nikah Siri di KUHP Baru, Selly: Bukan Kriminalisasi Agama, Tapi Perisai bagi Perempuan
-
Jelang Vonis, Laras Faizati Berharap Hukum Lindungi Hak Bersuara: Doakan Saya Pulang Hari Ini