Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono akan memimpin rapat pleno Partai Demokrat di kantor DPP, Jalan Kramat Raya,Jakarta Pusat, Kamis (11/12/2014).
Semula rapat dijadwalkan mulai pukul 15.00 WIB, namun molor karena SBY baru tiba pukul 16.00 WIB. SBY datang bersama istri, Ani Yudhoyono, dan anaknya, Edhie Baskoro Yudhoyono.
Mantan Presiden tersebut tidak bicara banyak ketika baru tiba di kantor DPP.
"Bapak bicara sebentar Pak, bagaimana kabar pak?" kata wartawan.
"Baik, baik, bagaimana kabar kalian," kata SBY sambil meraih tangan Ani Yudhoyono dan bergerak meninggalkan para wartawan.
Ketua Pengurus Harian Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan bahwa agenda pertemuan sore ini ialah rapat pleno untuk mendengarkan arahan dan masukan dari SBY terkait konsolidasi rencana selama lima tahun ke depan.
"Ya agendanya rapat pleno, karena rapat pleno maka ya kita mendengarkan arahan dan masukan dari beliau untuk rencana lima tahun ke depan," kata Syarief.
Sedangkan menurut banner yang tertempel di sekitar kantor DPP, agenda pertemuan sore ini adalah rapat konsolidasi untuk pemenangan Pemilu 2019.
Berita Terkait
-
Politisi Demokrat Dorong Pemakzulan Donald Trump dan Menteri Perang AS
-
SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo
-
Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek