Suara.com - Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menyebut mengagendakan empat kejuaraan mulai dari yang skala lokal hingga nasional, pada 2015 mendatang.
Wakil Sekretaris Pengcab Pelti Makassar, Yusnadi, Sabtu (27/12/2014), mengatakan bahwa keempat kejuaraan itu terdiri atas dua ajang lokal Makassar, serta sebuah kejuaraan tenis se-Sulselbar dan ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
"Ketua Pelti Makassar, Idris Manggabarani, sejak awal memang berkomitmen memperbanyak agenda kejuaraan, demi meningkatkan kualitas dan prestasi atlet ke depan," kata Yusnadi.
Khusus untuk agenda Kejurnas 2015, Yusnadi menyebut pihaknya berharap bisa lebih meriah dibandingkan pelaksanaan serupa sebelumnya di Lapangan Tenis Karebosi Makassar, pada 4-7 Desember 2014.
Pada Kejurnas Junior 2014 itu, kata Yusnadi, memang baru diikuti oleh lima daerah. Masing-masing yakni DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, serta Sulsel sebagai tuan rumah.
"Kami akan lebih fokus, sehingga pelaksanaan Kejurnas 2015 bisa diikuti lebih banyak peserta," kata Yusnadi lagi.
Lebih jauh, Ketua Pengcab Pelti Makassar, Idris Manggabarani, mengatakan bahwa selain empat kejuaraan tersebut, pihaknya juga telah mengajukan diri untuk menjadi penyelenggara kejuaraan tenis internasional Piala Davis, di Lapangan Karebosi Makassar.
Usulan atau keinginan itu, menurut Idris, sudah disampaikan ke pihak PB Pelti. Tepatnya, Pelti Makassar sudah meminta bantuan PB Pelti agar bisa memasukkan Makassar dalam kalender internasional, sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan.
Untuk persoalan sarana dan prasarana, Idris mengaku tidak ada masalah. Makassar menurutnya sudah memiliki Lapangan Tenis Karebosi yang telah bertaraf internasional, sementara prasarana lain seperti hotel, rumah sakit, transportasi, hingga bandara, juga mendukung.
"Tempat pelaksanaan Piala Davis selama ini memang hanya beredar di Jakarta dan Bali. Mudah-mudahan ke depan, kami mendapat kesempatan untuk melaksanakannya di Makassar, " ujarnya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi