Suara.com - TNI Angkatan Udara juga turut mencari pesawat maskapai AirAsia QZ 8501 Surabaya-Singapura yang hilang kontak dan hingga saat ini keberadaanya masih belum ditemukan.
"Kita hari Minggu ini akan menyisir dengan pesawat yang kita miliki," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma Hadi Tjahjanto.
Hadi Tjahyanto mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberangkatkan sebanyak satu pesawat berjenis Boeing 737 untuk melakukan penyisiran karena posisi terakhir diperkirakan berada di atas laut.
Selain itu, ujar dia, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Badan SAR Nasional (Basarnas).
Terkait dengan cuaca, ia mengungkapkan bahwa berdasarkan pantauan radar cuaca dari Bandara Halim Perdanakusuma memang cuaca berawan. Namun, hal itu harus dikonfirmasi lebih jauh apakah pesawat tersebut hilang kontak disebabkan oleh cuaca atau tidak.
Hadi juga mengutarakan harapannya agar dengan berbagai kemampuan dan koordinasi dengan berbagai pihak diharapkan pesawat yang hilang kontak tersebut juga dapat segera ditemukan.
TNI AU juga telah menyiapkan posko yaitu selain di Bandara Juanda Surabaya dan Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, serta juga ada posko di Bandara Supadio Pontianak.
Pesawat nahas tersebut lepas landas dari Bandara Juanda, Surabaya, sekitar pukul 05.20 WIB dan direncanakan tiba di Bandara Changi, Singapura, sekitar pukul 08.30 WIB.
Sedangkan komposisi kru adalah Kapten Irianto, dengan First Officer (FO) Remi Emmanuel Plesel. Sementara komposisi penumpang total 155 orang yang terdiri atas 138 orang dewasa, 16 anak-anak, dan 1 bayi. (Antara)
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Israel Culik Aktivis Global Sumud Flotilla dan 9 WNI, PBB: Mereka Harus Dilindungi
-
Tok! DPR RI Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif DPR
-
Kemenko Polkam Pastikan Negara Hadir Jamin Keselamatan WNI yang Ditahan Tentara Zionis Israel
-
Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor
-
KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel
-
Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak
-
TAUD Bongkar Dugaan Aktor Sipil di Balik Penyiraman Andrie Yunus: Jangan Hanya Hukum Eksekutor!
-
Sidang Tuntutan Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Mundur ke 3 Juni, Ada Apa?
-
Terancam Pidana Berat, 4 Oknum TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Hadapi Sidang Tuntutan
-
Prabowo Merasa Pilu Hati Dengar Kritik Keras PDIP