Suara.com - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan pihaknya masih melakukan pencarian terhadap black box atau kotak hitam pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di perairan Selat Karimata. Pencarian dilakukan di seputar ekor pesawat yang kemarin, Rabu (7/1/2015), telah ditemukan.
Untuk memastikan ekor pesawat masih pada posisi penemuan, tim SAR memberi tanda atau sinyal agar dapat diketahui oleh tim penyelam.
“Kemudian itu ekor dikasih tanda. Bahkan ada sinyal di ekor itu. Dan di situ sudah ditugguin kapal Baruna Jaya. Ada Kapal Jaladaya, isinya tim KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi). Mereka sudah koordinasi tinggal menuggu perkembangan selanjutnya,” jelas Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo di Kantor Pusat Basarnas, Kamis (8/1/2015).
Soelistyo juga memastikan, jika ekor tersebut bergerak atau berpindah lokasi karena terbawa arus, pihak SAR gabungan akan dengan mudah mengetahui lokasi ekor tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, Basarnas telah menemukan ekor pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 kemarin, Rabu (7/1/2014). Basarnas juga sudah memastikan dengan diturunkannya tim penyelam atas temuan itu. Sejumlah indikasi yang menguatkan penemuan itu di antaranya serpihan benda yang bertuliskan "Air" dan potongan nomor penerbangan pesawat AirAsia QZ8501.
Tag
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029