Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi sudah memberi warna merah pada nama Komisaris Jenderal Budi Gunawan diajukan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelang pengumuman Kabinet Kerja. Warna ini merupakan tanda adanya potensi keterkaitan dengan kasus dugaan korupsi.
"Pada saat proses itu, ketika diusulkan ke KPK untuk ditelusuri, yang bersangkutan sebenarnya KPK sudah memberikan catatan merah," kata Ketua KPK Abraham Samad, Selasa (13/1/2015).
Dengan kata lain, KPK sudah jauh-jauh hari memberitahukan indikasi itu kepada Kepala Negara.
Seperti diketahui, hari ini, Budi Gunawan ditetapkan KPK menjadi tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah dan janji. KPK mengatakan telah menemukan indikasi transaksi mencurigakan.
Proses penyelidikan kasus tersebut, kata Abraham,sudah dilakukan sejak Juli 2014. Dugaan kasus itu terjadi saat Budi Gunawan menjabat Kepala Biro Pembinaan Karir Deputi Sumber Daya Mabes Polri.
Budi Gunawan adalah calon Kapolri pilihan Jokowi dan namanya sudah diusulkan kepada Komisi III DPR. Dia merupakan mantan ajudan Megawati Soekarnoputri semasa masih menjadi Presiden RI.
Tag
Berita Terkait
-
Rocky Gerung: 'Hantu' Isu Lama Jokowi akan Terus Bayangi Pemerintahan Prabowo
-
Mahfud MD Kasih Dua Jempol untuk Prabowo: Ada Apa Ini?
-
Pengamat: Reshuffle Prabowo Tepis Bayang-bayang Jokowi dan Kirim Pesan ke PDIP
-
Reshuffle Kabinet Prabowo: Murni Evaluasi Kinerja atau Sekadar Drama Politik?
-
Tongkat Estafet Tokoh Menko Polkam: Ada SBY, Mahfud MD, Wiranto, hingga Djamari Chaniago
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah