- Setibanya dari Sydney, Roy Suryo secara terbuka menantang Gibran untuk menunjukkan sertifikat kelulusan dari UTS Insearch, dan mengklaim 99% yakin Gibran tidak memilikinya
- Roy Suryo mengaku tidak menemukan nama Gibran dalam data lulusan resmi UTS Insearch setelah melakukan verifikasi langsung di Sydney
- Polemik melebar saat Roy Suryo juga menyatakan keyakinannya bahwa Gibran tidak memiliki ijazah SMA dan menantangnya untuk membuktikannya kepada publik
Suara.com - Suasana Bandara Soekarno-Hatta mendadak tegang dengan kedatangan pakar telematika Roy Suryo pada Selasa (4/11/2025).
Baru saja mendarat dari Sydney, Australia, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini langsung melontarkan tantangan terbuka yang menyasar langsung ke kredibilitas pendidikan Gibran.
Roy Suryo, yang mengaku melakukan penelusuran khusus ke Australia, dengan tegas menantang Gibran untuk membuktikan kepemilikan sertifikat dari UTS Insearch, lembaga pendidikan yang disebut-sebut sebagai almamaternya. Menurut Roy, hasil verifikasinya di lapangan menunjukkan kejanggalan serius.
“Saya sudah ke sana, dan haqqul yaqin 99 persen yakin dia (Gibran) enggak punya sertifikat UTS Insearch,” tegas Roy Suryo kepada awak media.
Tidak berhenti di situ, Roy juga menyodorkan solusi jika sertifikat tersebut benar-benar ada namun hilang. Menurutnya, permintaan salinan adalah prosedur yang mudah dilakukan.
“Kalau memang alasannya hilang, bisa minta salinan dari sana. Tapi kalau tidak ada, artinya memang dia tidak pernah punya,” ujarnya, menyiratkan keraguan yang mendalam.
Hasil investigasi yang dilakukan Roy Suryo di Sydney menemukan bahwa nama Gibran tidak tercatat dalam data kelulusan resmi di lembaga persiapan tersebut.
UTS Insearch sendiri merupakan jalur wajib yang harus ditempuh mahasiswa internasional sebelum bisa melanjutkan studi ke jenjang universitas di University of Technology Sydney (UTS).
“Saya sudah konfirmasi ke beberapa pihak. Nama Gibran tidak tercatat sebagai lulusan resmi. Ini harus dijelaskan secara terbuka, karena menyangkut kredibilitas pejabat negara,” tegas mantan Anggota DPR RI tersebut.
Baca Juga: Projo Siap Hapus Logo Jokowi, Gibran Santai: Itu Keputusan Tepat
Tantangan Roy Suryo tidak hanya menyangkut pendidikan Gibran di luar negeri. Ia juga meragukan latar belakang pendidikan formal Gibran di dalam negeri, bahkan menantangnya untuk menunjukkan bukti kelulusan dari Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Saya yakin dia juga tidak punya ijazah SMA. Kalau ada, tunjukkan saja ke publik, biar semua jelas,” tantangnya.
Berita Terkait
-
Bertemu Wapres Gibran, Komite Otsus Papua Minta Tambahan Anggaran Hingga Dana BLT Langsung ke Rakyat
-
Projo Siap Hapus Logo Jokowi, Gibran Santai: Itu Keputusan Tepat
-
Heboh Projo Gabung ke Gerindra, Hensa Curiga Settingan Jokowi Langgengkan 2 Periode Prabowo-Gibran
-
Geger Ijazah Gibran: Roy Suryo ke Australia, Klaim Kantongi Bukti Langsung dari Petinggi UTS
-
Misi Roy Suryo Terbang ke Sydney: Investigasi Kampus Gibran, Klaim Kantongi Bukti Penting dari UTS
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Program Makan Bergizi Gratis Tuai Pujian UNICEF: Jangkau 60 Juta Orang, Sasar Masa Depan Papua
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Sepihak, Pasien Gagal Ginjal Terkendala Cuci Darah: Ini Alasannya
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Amanah Bangsa Palestina di Balik Prabowo Boyong Indonesia ke BoP, Mengapa?
-
Kuasa Hukum Bupati Jember Beberkan Hak Finansial Wabup Capai Hampir Setengah Miliar
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum
-
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG