Suara.com - Kepolisian Resor Kota Medan menyita sebanyak 4.219 kg ganja dari mobil truk Tronton BK 9640 DI saat melintas di Jalan Medan- Binjai KM 15 Diski Kelurahan Sumber Melati Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
"Petugas kepolisian juga mengamankan empat tersangka, yakni dua orang sopir yang membawa ribuan kilogram ganja dan dua pengawal dalam perjalanan," kata Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo dalam paparannya di Mapolresta Medan, Senin (26/1/2015).
Keempat tersangka yang ditangkap aparat keamanan itu, menurut dia, yakni M (33) dan FF sopir I dan II, serta M (40) dan Z (33) sebagai pengawal mobil yang mengangkut ganja tersebut.
"Kedua pengawal itu bertugas untuk mengimformasikan situasi perjalanan," ucap Irjen Pol Eko.
Kapolda menyebutkan, mobil yang berisi narkoba jenis ganja itu, diamankan pihak berwajib, Sabtu (17/1/2015) sekitar pukul 21.30 WIB, setelah menerima informasi dari masyarakat.
Ganja yang dibawa mobil tronton tersebut, dimasukkan ke dalam goni yang berjumlah 96 goni yang dibawa dari Provinsi Aceh dengan tujuan Jakarta.
"Personel Polresta Medan juga mengamankan barang bukti satu unit mobil truk Tronton BK 9640 DI, satu unit mobil Avanza BK 1020 JP, dan empat unit telepon genggam," kata jenderal bintang dua itu.
Eko menambahkan, para tersangka tersebut mengakui bahwa mereka mendapat upah senilai Rp100 juta, setelah barang ganja itu sampai ke tempat tujuan ke Jakarta.
Para tersangka yang terlibat kasus narkoba tersebut, dijerat Pasal 12 jo 114 ayat (2) subs 115 ayat (2) subs 111 ayat (2) Undang-Undang Nomor Tahun 2009 tentang Narkotika.
"Tersangka narkoba tersebut juga terancam dipidana mati, penjara seumur hidup atau dihukum paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda Rp10 miliar ditambah 1/3," kata Kapolda Sumut. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Warga Malaysia Bawa Narkoba Kembali Ditangkap di Bandara, Kali Ini di India
-
Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu
-
Polisi Bongkar Pabrik Vape THC Milik WNA di Bali, Transaksi Pakai Kripto
-
Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula
-
BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan