Suara.com - Militer Indonesia memutuskan untuk menghentikan operasi pengangkatan badan pesawat AirAsia QZ8501 dari dasar Selat Karimatan. Operasi itu dihentikan setelah dua kali upaya untuk mengangkat badan pesawat itu gagal.
“Operasi ini sudah berjalan selama 30 hari dan tim gabungan telah menarik diri. Kami minta maaf kepada keluarga korban. Kami sudah berupaya dengan sebaik mungkin untuk mencari korban yang masih hilang,” kata Laksamana Widodo kepada Reuters.
Dalam tiga hari terakhir, tim gabungan militer dan Badan SAR Nasional sudah berupaya untuk mengangkat badan pesawat AirAsia tersebut. Sebagian besar penumpang pesawat itu kemungkinan masih berada di dalam badan pesawat.
Hingga kini, baru 70 jenazah yang berhasil ditemukan. Pesawat AirAsia QZ8501 hilang dari radar pada 28 Desember lalu, tidak lama setelah lepas landas dari bandara Djuanda, Surabaya, Jawa Timur.
Pesawat yang membawa 162 penumpang dan kru itu diduga mengalami aerodynamic stall sehingga membuat pesawat itu jatuh ke laut. (Reuters/BBC/CNA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas