Suara.com - Kementerian Hukum dan HAM mengancam akan penjarakan terpidana kasus rekening gendut Rp 1,5 triliun, Labora Sitorus di luar Papua. Ancaman itu menyusul Labora yang saat ini masih buron karena kabur saat ingin dieksekusi.
Menkumham Yasonna Laoly mengatakan saat ini pihaknya bekerjasama dengan Polda Papua dan Papua Barat untuk memburu Labora.
"Bila perlu kita bawa saja, dipindahkan, tidak lagi di papua. Yang penting sekarang diambil dulu, dicari beliau," kata Yasona di sela-sela rapat dengan Komisi III DPR, Jakarta, Senin (2/2/2015).
Untuk diketahui, Labora adalah anggota Polri sekaligus terpidana kasus rekening gendut Rp1,5 triliun yang diputus bersalah dengan hukuman penjara 15 tahun dan didenda Rp5 miliar.
Seharusnya Labora mendekam di LP Sorong, Papua. Namun Labora kabur setelah diberikan izin untuk berobat di RS Angkatan Laut Sorong. Saat ini Polda Papua dan Polda Papua Barat tengah memburunya.
Berita Terkait
-
KPK Tidak Hadiri Sidang Praperadilan BG, Ini Kata Fadli Zon
-
Jika Praperadilan BG Dikabulkan, Ada Gugatan Hukum Luar Biasa
-
Jadi Buronan, Labora Sitorus Diyakini Masih Ada di Sorong
-
Ini Alasan Kemungkinan Praperadilan Batalkan Status Tersangka BG
-
BW Akan Lebih Banyak Bertanya pada Pemeriksaan Pekan Depan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter