Suara.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Polri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti menyatakan, Kabareskrim Budi Waseso telah resmi naik pangkat dari Inspektur Jenderal (bintang dua) menjadi Komisaris Jenderal (bintang tiga). Meski pengangkatan Budi Waseso menjadi komisaris jenderal dilakukan oleh dirinya yang juga komisaris jenderal, selaku pelaksana tugas Kapolri, Badrodin menegaskan bahwa kenaikan pangkat Budi Waseso sah.
"Sah 100 persen, karena ini keputusan Presiden. Jadi pelantikan sah," kata Badrodin usai upacara kenaikan pangkat di Aula Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/2/2014).
Selain Budi Waseso, ada dua perwira tinggi dan sepuluh perwira menengah yang juga naik pangkat.
Dua perwira tinggi yang naik pangkat dari bintang satu (brigjen) ke bintang dua (irjen) adalah Irjen Pol Bachtiar H. Tambunan dan Irjen Pol Deddy Fauzi Elhakim.
Kemudian 10 perwira menengah yang naik pangkat dari melati tiga (kombes pol) ke bintang satu (brigjen) adalah sebagai berikut:
1. Brigjen PolRicardo Hutauruk
2. Brigjen Pol Hadi Sutoyo
3. Brigjen Pol Sutrisno Haryanto Brata
4. Brigjen Pol Syafrizal
5. Brigjen Pol Agus Rianto
6. Brigjen Pol Rahyono
7. Brigjen Pol Anton Wahono Sudarminto
8. Brigjen Pol Bambang Kristiyono
9. Brigjen Pol Rudolf Alberth Rodja
10. Brigjen Pol Agus Andrianto
Sementara itu, sebuah foto besar (poster) Budi dengan pangkat baru tampak sudah dipasang di dinding pintu masuk gedung Bareskrim Polri. Pada foto itu Budi mengenakan seragam polisi dengan bintang tiga di pundak.
Di bagian atas poster tertulis "welcome to". Sementara itu, di bagian tengah poster itu tertulis moto Polri, yakni "to protect and serve for justice and humanity".
Berita Terkait
-
Reformasi Polri Tanpa Tenggat? KPRP Bentukan Presiden Akui Masih Meraba Masalah
-
Prabowo Kukuhkan Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Jadi Ketua
-
Buwas Out, Saudara Ipar Jokowi Kini Komisaris Utama Semen Indonesia
-
Wapres Ma'ruf Amin Pimpin Langsung Upacara HUT ke-63 Pramuka
-
Sambut HUT ke-63, Pramuka Gelar Bakti Sosial untuk Warga
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Keponakan Prabowo Siap Masuk Kabinet? Ini 3 Pos Menteri yang Paling Mungkin Diisi Budisatrio
-
Satgas PKH Siap Hadapi Gugatan Korporasi Usai Pencabutan Izin Usaha di Sumatera
-
28 Perusahaan di Aceh, Sumut, dan Sumbar Dicabut Izin Usahanya oleh Satgas PKH, Apa Alasannya?
-
Mendagri Fokuskan Pengendalian Komoditas Pangan untuk Jaga Inflasi
-
MAKI Desak KPK Naikkan Status Dugaan Rekening Gendut Istri Pejabat Kemenag Agar Bisa Diblokir
-
Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku
-
Sesar Opak Picu Gempa M 4,5 di Bantul, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan
-
Sidang Paripurna, DPR Sepakat Polri Berada di Bawah Presiden
-
Sosok Arief 'Anak Kali' yang Menaruh Asa di Ciliwung Lewat Konten Ikan Sapu-Sapu
-
Ahok Respons Kasus Kerry Riza: Tidak Ada Oplosan, Tuduhan Korupsi Rp285 T Itungan Dari Mana?