Suara.com - Seorang remaja perempuan berusia 14 tahun kabur dari rumahnya setelah bertengkar dengan ibu kandungnya. Dia tersasar hingga ke kota Galle, Kolombo, India. Ketika tengah menuju telepon umum untuk menelepon ke rumah, tiba-tiba ada seorang laki-laki muda yang menawarkan telepon genggamnya kepada perempuan itu untuk menelepon ke rumah.
Laki-laki muda itu kemudian mengajak remaja belia itu ke Galle Fort dan menuju ke kuil di Hikkaduwa. Di kuil itulah, bocah perempuan 14 tahun tersebut diperkosa. Setelah diperkosa, perempuan itu ditinggalkan di halte bus.
Nasib buruk kembali menimpa perempuan itu. Laki-laki lain menyeretnya ke hotel di Thalpe. Ternyata, bukan hanya satu satu orang yang memperkosanya. Ada enam laki-laki lain yang menyetubuhi perempuan tersebut.
Keluarga bocah itu mendapatkan kabar bahwa perempuan itu ada di hotel tersebut. Mereka kemudian mendatangi hotel itu bersama polisi. Aparat berwajib berhasil menangkap 8 laki-laki yang telah menggagahi perempuan tersebut. Peristiwa keji ini terjadi pada 4 Februari lalu.
Salah satu tersangka mengungkapkan, seorang biksu di kuil juga ikut memperkosa. Dengan demikian, ada 9 laki-laki yang telah melakukan kekerasan seksual kepada gadis belia itu. (Emirates24/7)
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Kebakaran TPA Jatiwaringin Ungkap Risiko Timbunan Sampah, Begini Penjelasan Peneliti BRIN
-
DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara
-
Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan
-
Uang yang Disita KPK dari Bupati Kuansing Ternyata Bagian dari 'Kembalian' Menhut Raja Juli
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur
-
Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi
-
Misteri Harta Jampidsus Febrie: LHKPN Rp18 M vs Temuan Emas 74 Kg di Rumah Sentul City
-
Tak Lagi Berbasis Latihan Kemiliteran, Pelatihan SPPI Kini Lebih Humanis
-
Kesaksian Orang Dalam Cafe deClan: Ada Perdebatan Sebelum Polisi Bongkar Ruang Rahasia
-
Qodari: Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Pemerintah Menjaga Daya Beli Masyarakat