Suara.com - Direktur Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Anjan Pramuka Putra, mengungkapkan bahwa harga jual sabu di Indonesia sangat menggiurkan para pengedar, dengan keuntungan yang sangat besar.
"Kenapa banyak pengedar narkoba di Indonesia, karena bisnis narkoba cukup menggiurkan," kata Anjan di Jakarta, Jumat (20/2/2015).
Anjan menjelaskan, harga jual sabu di Indonesia bisa tiga kali lipat lebih mahal daripada harga jual di Cina.
"Di Cina itu satu kilogram sabu harganya sekitar Rp300 jutaan. Kalau sudah masuk Indonesia, itu satu kilogram bisa Rp1 miliar. Jadi dengan modal Rp300 juta mereka bisa untung Rp700 juta," kata Anjan.
Tingginya harga narkotika tersebut, kata Anjan, merupakan faktor yang membuat jaringan peredaran narkoba tersebar luas.
Pada hari ini Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap hasil operasi selama bulan Januari.
Dalam sebulan tim penyelidik berhasil mengungkap jaringan internasional yang memasukan sabu dari Tiongkok untuk diedarkan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Dari operasi tersebut polisi menyita 8,1 kilogram sabu, 14 cardtrige printer merek HP Laser Jet, dua mesin diesel mini, dan tiga senjata api beserta 17 peluru dari empat hasil tangkapan.
Printer dan mesin diesel tersebut digunakan oleh tersangka untuk menyembunyikan sabu yang dikirim dari Tiongkok dengan jasa pengiriman paket melalui jalur Aceh.
Seluruh barang bukti tersebut diperkirakan senilai Rp14,5 miliar.
Polisi juga menangkap 11 orang tersangka yang tergabung dalam satu sindikat. Satu orang diantaranya terdapat warga negara Nigeria bernama Chukwudubem Shedrack Nwabueze.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK