Suara.com - Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Aceh meminta Perdana Menteri Australia Tony Abbott meminta maaf langsung kepada masyarakat Aceh terkait penyataannya yang mengungkit bantuan kemanusian untuk korban tsunami Aceh, 26 Desember 2004.
"Kami minta agar Tony Abbott datang langsung ke Aceh untuk meminta maaf kepada masyarakat di provinsi ini terkait pernyataannya yang telah melukai hati rakyat di Tanah Rencong," kata Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Aceh Samsul B Ibrahim yang dihubungi di Banda Aceh, Senin (23/2/2015).
Dia menuding, mengungkit bantuan kemanusiaan seperti pernyataan Abbot mencoreng wajah warga Australia yang ikhlas membantu masyarakat Aceh saat mengalami musibah besar di penghujung tahun 2004.
"Kita menghargai keinginan Australia yang meminta pembatalan hukuman mati terhadap warganya, namun justru tidak etis jika menyebutkan berbagai bantuan yang sudah pernah diberikan," katanya.
Samsul mengatakan masyarakat Aceh sangat terbuka dan menerima semua warga negara yang datang untuk melancong dan menanamkan modalnya di berbagai sektor usaha di provinsi berpenduduk sekitar 4,5 juta jiwa itu.
Samsul mengatakan, di Provinsi Aceh juga ada perusahaan milik pengusaha asal Australia yang kini melakukan berbagai usaha di berbagai sektor, seperti energi, pertambangan dan perkebunan.
Pihaknya berharap tokoh dan seluruh warga Australia tidak membiarkan perilaku tercela Tony Abbott yang dinilai dapat merusak hubungan diplomatik kedua negara, karena hubungan kedua negara ini selalu memberikan kontribusi yang terukur di sektor ekonomi, pendidikan, kebudayaan dan bidang lainnya.
"Kami minta tokoh serta warga Australia untuk menyadarkan Tony Abbott. Mereka harus mendesak Abbott meminta maaf langsung kepada seluruh masyarakat Aceh yang telah disakiti dengan mengungkit bantuan kepada masyarakat di Tanah Rencong," ujar Samsul. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi
-
Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas
-
Kasatgas Tito: Pemulihan Pasca Bencana di Provinsi Aceh Terus Menunjukkan Kemajuan
-
1.200 Aparat Amankan GBK, Kawal Ketat Duel Timnas Indonesia vs Mozambik