News / Internasional
Selasa, 03 Maret 2015 | 08:56 WIB
Pejuang ISIS. (Reuters/HO)

Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) diperkirakan akan menyerang Eropa dalam waktu dua tahun lagi.

Hal itu diungkapkan oleh sepupu Kolonel Muammar Gaddafi, Ahmed Gaddaf al-Dam.

Kata dia, saat ini ISIS tengah merekrut relawan untuk melakukan teror ke Eropa. Mantan intelijen Libya itu mengungkapkan, para relawan itu diiming-imingi mendapatkan perawan suci apabila bersedia bergabung dengan ISIS.

Ahmed mengatakan, ISIS sudah berhasil mengumpulkan lebih dari setengah juta migran yang akan dilatih untuk menyerang Eropa. Sebagian besar yang berhasil direkrut adalah anggota kelompok teroris. Serangan itu akan dilakukan dengan cara memasuki Eropa lewat Libya.

“Serangan yang akan dilakukan ISIS ke Eropa mempunyai skala yang besar seperti serangan yang dilakukan ke Amerika Serikat pada 11 September 2001,” kata Ahmed.

Ahmed merupakan salah satu petinggi militer di Libya yang hijrah ke Mesir saat terjadi revolusi pada 2011. Dia memberikan wawacara khusus kepada MailOnline.

Saat ini, Libya masih terus berkecamuk dengan perang. Kelompok militan yang loyal kepada ISIS telah menguasai tiga kota termasuk Sirte, kota kelahiran Gaddafi. Mereka juga kerap melakukan teror kepada warga.

Sebelumnya, ISIS mengejutkan dunia dengan mengunggah video pemenggalan kepala 21 tahanan asal Mesir. Dalam video itu, salah satu anggota ISIS juga meneriakkan kalimat,” Kami akan menaklukkan Eropa.” (Dailymail)

Load More