Suara.com - Mohammed Emwazi, tukang jagal kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) meminta maaf kepada ibunya karena telah mempermalukan keluarga. Emwazi atau dikenal sebagai Jihadi John adalah anggota ISIS yang kerap memenggal kepala sandera.
Emwazi (26 tahun) tidak mengungkapkan penyesalannya telah membunuh dengan sadis sejumlah warga negara Amerika Serikat dan Inggris. Identitas Johadi John terungkap beberapa waktu lalu. Terungkapnya identitas Emwazi membuat keluarganya terpaksa meninggalkan rumah demi keselamatan.
Kini, ibunya tinggal di sebuah lokasi yang dirahasiakan dengan mendapatka perlindungan dari polisi. Empat dari lima saudara kandungnya juga tinggal di rumah persembunyian tersebut.
Sedangkan ayah dan kakak tertuanya tinggal di Kuwait. Sunday Times menulis, Emwazi mengirimkan permohonan maaf melalui pihak ketiga. Permintaan maaf itu disamapikan karena permasalahan yang dialami keluarganya sejak identitasnya terbongkar oleh media.
Dalam ajaran Islam, siapa pun yang tidak hormat kepada orangtua maka akan masuk neraka. Sejumlah anggota DPR di Kuwait sudah meminta kepada ayah Emwazi untuk menjauhkan diri dari anaknya atau meninggalkan Kuwait. Pekan lalu, ayah Emwazi menyatakan, anaknya adalah anjing dan berharap dia mati. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?
-
Ironi Perlindungan Negara: Surat Kehilangan Lebih Dicari daripada Motornya
-
3 Zodiak yang Meraih Kesuksesan 16 Juli 2026, Peluang Emas di Depan Mata
-
Iran Bebaskan Warga Negara Amerika yang Ditahan Sejak 2024, Respon Donald Trump Bikin Kaget
-
Fakta Menarik Hasil Argentina vs Inggris di Piala Dunia 2026 Tadi Pagi
-
Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset
-
Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol
-
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
-
UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA
-
Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas