Suara.com - Kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mempunyai seorang anggota yang mempunyai wajah seperti bayi alias baby face. Dia disebut dengan nama Jake yang berasal dari Melbourne, Australia.
Selain baby face, Jake juga jenius di bidang matematika. Jake adalah mantan siswa si Craigieburn Secondary College. Mantan teman sekelas Jake, Ulus Shefket mengatakan, Jake kerap dibully di sekolah.
“Dia pendiam dan nyaris tidak punya teman. Ketika Anda berusaha melontarkan humor kepadanya, maka dia akan bereaksi secara agresif,” kata Shefket kepada Dailymail Australia.
Kata Shefket, Jake memutuskan untuk meninggalkan Craigieburn Secondary College karena merasa dirinya seperti orang buangan. Alasan lainnya, kemungkinan karena Jake sering di-bully.
“Bully dilakukan secara verbal, tetapi tidak ada yang serius, sesuatu yang akan dengan mudah dilupakan oleh orang lain yang normal. Suatu ketika, dia datang ke sekolah terlambat dan mengatakan bahwa dirinya telah memeluk agama Islam. Ketika ditanya alasan pindah agama, Jake tidak memberikan jawaban yang jelas,” ujar Shefket.
“Itu bukan urusan kalian. Saya rasa saya telah membuat keputusan terbaik,” kata Shefket meniru ucapan Jake.
Jake pindah agama pada 2012. Josh Green-Mercier yang juga teman sekelas Jake mengatakan, Jake selalu terlihat depresi dan juga terus melihat ke bawah.
“Dia tidak pernah berkomunikasi kecuali terkait dengan kebudayaan, keyakinan atau matematika. Tidak banyak orang yang mengenal dia dan dia juga tidak pernah terbuka,” kata Josh.
Josh mengaku kaget ketika tahu Jake bergabung dengan ISIS. “Saya tidak menyangka dia akan melakukan itu,” ujarnya.
Jake tampil di foto yang diunggah ISIS di Twitter pada Desember lalu. Dalam foto itu, dia memegang senjata rifle di depan bendera hitam ISIS. Dia duduk didampingi dua anggota ISIS lainnya. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Drama Super League: Persis Solo Turun Kasta Meski Bungkam Persita
-
Cara Berbeda John Herdman Bangun Timnas Indonesia Menuju Piala AFF 2026
-
Caketum HIPMI Reynaldo Sebut Pariwisata Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
Open Top Tour Kembali Hadir, Wisata Malam Jakarta Kini Bisa Nikmati
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina