Suara.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan, tidak akan ada perpecahan di PAN. Dia memastikan akan merangkul semua kader yang sempat terbelah menjadi dua saat Kongres IV PAN di Bali, yaitu yang mendukung dirinya dan calon lain yakni Hatta Rajasa.
"Insya Allah, PAN akur, rukun. Doakan semoga PAN menjadi salah satu partai yang melewati proses demokrasi partai yang damai. Publik juga memberikan sikap positif. Kalau semuanya ribut, mau gimana jadinya?" ujar Zulkifli di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/3/2015).
Untuk diketahui, salah satu dari buntut perbedaan dukungan calon ketua umum ini, belakangan muncul wacana pembentukan organisasi masyarakat (Ormas) Hati Rakyat. Terhadap hal itu, Zulkifli merasa tidak akan menjadi masalah, serta meyakinkan bahwa PAN tetap satu.
"Kalau kongres sudah usai, selesai," ujarnya.
Ketua MPR ini juga menambahkan, permohonan mundurnya Tjatur Sapto Edy dari posisi Ketua Fraksi PAN telah ditolaknya. Dia pun memastikan bahwa Drajad Wibowo tidak akan mundur dari PAN. Seperti diketahui, keduanya menjadi pendukung Hatta dalam kongres di Bali lalu.
"Nggak ada (yang mundur). Mas Tjatur merasa sudah waktunya dirotasi, tapi kita masih memerlukan pikirannya. Kalau Mas Drajad, kita sudah bertemu. Mas Drajad tidak ada mundur," tegas Zulkifli.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Trump Undang RI Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace, Prabowo Datang?
-
Terima Laporan Tragedi Gearek, Yorrys Raweyai Singgung Era Jokowi: Ini Tukang Bohong Atau Apa
-
Usai Kesaksian Pimpinan LKPP, Nadiem Klaim Tak Ada Kerugian Negara di Kasus Laptop
-
Anak Muda Kian Banyak Kena Diabetes, Pemerintah Siapkan Label Khusus Pada Kemasan Produk Gula Tinggi
-
Segera Terbitkan Surat Edaran Korve, Mendagri Bakal Awasi Daerah yang Tidak Bersih-bersih
-
Terkuak! Bukan Paspampres, Pelaku Penganiaya Ojol di Kembangan Ternyata Anggota Denma Mabes TNI
-
Siswa SMK 34 Jakarta Tewas Kecelakaan di Matraman Gegara Jalan Berlubang, Paramono Bilang Begini
-
Kasus Dugaan Penipuan Dana Syariah Indonesia, Dirut Minta Maaf
-
KPK Bidik Dugaan Korupsi Stadion Swarnabhumi, Nama Gubernur Jambi Al Haris Terseret
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura