Suara.com - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Almuzzamil Yusuf, mengapresiasi terbitnya keputusan penggunaan jilbab bagi Polwan.
"Alhamdulillah, akhirnya peraturan resmi Polwan berjilbab keluar. Fraksi PKS mengapresiasi langkah Pelaksana Tugas (Plt) Kapolri Badrodin Haiti yang telah meresmikan jilbab Polwan," ungkap Almuzzamil dalam keterangannya, Kamis (26/3/2015).
Almuzzamil menambahkan, terbitnya peraturan ini adalah buah perjuangan semua pihak, termasuk mantan Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan Jenderal Sutarman. Begitu juga menurutnya, buah dari upaya seluruh fraksi di Komisi III yang membahasnya, hingga mengesahkan anggaran jilbab Polwan dalam APBN 2015.
"Ini perjuangan semua tokoh, ormas Islam, dan masyarakat (yang) menyampaikan aspirasinya melalui berbagai media massa dan media sosial," ujarnya.
Dengan begitu, Almuzzamil mengatakan, ini menjadi kabar gembira bagi Polwan yang ingin berjilbab. Dia juga sekaligus mengajak kepada para Polwan muslimah, untuk tidak ragu lagi mengenakan jilbab.
"Ini kegembiraan kita semua. Saya mengajak kepada para Polwan yang muslimah, ayo, jangan ragu kenakan jilbab," seru Almuzzamil.
Sebelumnya diberitakan bahwa Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti telah menandatangani izin jilbab bagi Polwan, melalui Keputusan Kapolri No 245/III/2015 tentang Perubahan atas Sebagian Surat Keputusan Kapolri No Pol SKEP/702/X/2005 tanggal 30 September 2006 tentang Sebutan Penggunaan Pakaian Dinas Seragam Polri dan PNS Polri. Peraturan Kapolri (Perkap) itu pun sudah bisa dijadikan dasar untuk digunakan di seluruh Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026