Suara.com - Seorang lelaki asal Kota Kashgar, Cina, dijebloskan dalam penjara selama enam tahun karena memiliki jenggot panjang.
Istrinya, yang mengenakan hijab juga turut dijebloskan dalam bui untuk hukuman dua tahun penjara.
Keduanya dinyatakan sebagai ekstrimis Islam oleh pengadilan Cina.
"Lelaki itu mulai menumbuhkan janggutnya sejak 2010. Sementara istrinya mengenakan hijab dan menyembunyikan wajahnya dengan burqa," tulis Surat kabar Cina, Youth Daily.
Untuk diketahui, belakangan ini otoritas kota setempat telah memenjarakan sejumlah lelaki berjanggut panjang dan perempuan berhijab. Seluruhnya dinyatakan bersalah karena dituding sebagai kelompok Islam garis keras.
Kampanye antijanggut panjang dan hijab juga dilakukan oleh otoritas kota setempat. Mereka memaksa penduduk untuk memotong janggutnya, dan melepaskan hijab.
"Sejak awal tahun ini, sejumlah orang telah dihukum karena berjanggut, bercadar dan berhijab," kata otoritas kota yang tak mau disebutkan identitasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Tangis Staf Keuangan Pecah di Sidang MK: Melawan 'Pasal Jebakan' Atasan dalam KUHP Baru
-
Tragedi Maut KLM Putri Sakinah, Nakhoda dan ABK Resmi Jadi Tersangka Tewasnya 4 WNA
-
PDIP Gelar HUT ke-53 dan Rakernas di Ancol, Tegaskan Posisi sebagai Partai Penyeimbang
-
PDIP Kecam Pelaporan Terhadap Pandji ke Polisi: Bentuk Intimidasi dan Pembungkaman Suara Rakyat
-
KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara
-
MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan
-
Gubernur Pramono Targetkan PAM Jaya IPO di 2027 dan Layani 100 Persen Warga pada 2029
-
Polda Hentikan Penyelidikan Kematian Diplomat Arya Daru, Keluarga Protes Alasan Polisi
-
Pria di Depok Tewas Ditusuk Saat Tertidur Pulas, Pelaku Teriak 'Gua Orang Lampung'
-
Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran