Suara.com - Presiden Joko Widodo dan sebagian menteri Kabinet Kerja tiba di gedung DPR, Senin (6/4/2015), sekitar jam 10.55 WIB. Kepala Negara datang ke Parlemen untuk menghadiri rapat konsultasi dengan wakil rakyat.
Menurut pengamatan suara.com, Jokowi mengenakan kemeja putih, jas, dan dasinya merah. Dia menumpang mobil RI 1 bersama Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani yang mengenakan batik coklat.
Setelah turun dari mobil, Jokowi langsung menuju ruangan Pustaka Loka, Nusantara IV.
Jokowi hanya melempar senyum kepada awak media. Ia belum memberikan pernyataan pers.
Rapat konsultasi antara pemerintah dan DPR akan berlangsung secara tertutup.
"Rapat konsultasi dirancang tertutup," kata Wakil Ketua DPR Agus Hermanto..
Dalam rapat konsultasi, kata Agus, akan membicarakan dua hal yang sudah mendesak untuk diselesaikan. Pertama mengenai calon Kapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti.
"Namun namanya konsultasi, bisa saja berkembang. Karena seluruh pimpinan fraksi ada, pasti ada saja permasalahan yang akan dibahas dalam rapat itu," ujarnya.
Pembahasan yang kedua, kata Agus, mengenai APBN Perubahan yang sekarang dinilai belum sempurna karena nomenklatur di pemerintahan belum selesai.
"Kemudian kami juga melihat kemerosotan di bidang ekonomi. Seperti dolar yang terpuruk dari dolar (US) hingga Rp13 ribu," kata politisi Partai Demokrat.
Dalam rapat nanti, kata dia, terbuka peluang berkembang membahas agenda-agenda lain.
Rapat konsultasi dengan Presiden akan dihadiri pimpinan DPR, pimpinan fraksi, pimpinan Komisi III khusus untuk membicarakan soal calon Kapolri dan Keppres Pelaksana Tugas KPK dan pimpinan badan anggaran.
Berita Terkait
-
Fahri: Tradisi Konsultasi Ini Bagus, Presiden Tak Cuma Baca Koran
-
Rapat Konsultasi Jokowi-DPR Mulai Jam 11, Bahas 2 Agenda Penting
-
DP Mobil Pejabat Rp158,8 M Bisa Perbaiki 158.800 Ruang Kelas
-
Presiden Jokowi Teken Perpres Kenaikan Tunjangan Mobil Pejabat
-
Jelang Kongres PDIP, Maruarar: Dukungan untuk Jokowi Sangat Kuat
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis