Pengibaran Bendera KAA
Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz N. Mehdawi mengatakan Perdana Menteri Rami Hamdalah akan hadir dalam acara Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 dan Peringatan ke-10 New Asian African Strategic Partnership (NAASP), 22 -24 April.
"Perdana Menteri Palestina Rami Hamdalah akan memimpin delegasi untuk hadir dalam Peringatan Konferensi Asia-Afrika. Delegasi tersebut terdiri atas Menteri Luar Negeri Riad al-Malki serta staf," ujar Fariz N. Mehdawi di Jakarta, Rabu (15/4/2015).
Menurut Mehdawi, Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA)ke-60 sangat penting bagi perjuangan rakyat Palestina dalam memperoleh kemerdekaan yang menyeluruh.
"Palestina ikut serta dalam Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 yang menghasilkan Dasasila Bandung. Dan hingga kini Palestina belum mendapatkan kemerdekaannya sementara negara-negara KAA pada tahun 1955 telah mendapatkan kemerdekaan," kata dia.
Ia mengatakan peringatan KAA menegaskan bagaimana negara di kawasan Asia dan Afrika mendukung kemerdekaan Palestina.
"Peringatan KAA juga dapat menumbuhkan rasa solidaritas antar negara dalam mewujudkan kedamaian di muka bumi," kata dia.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan 16 kepala negara dan pemerintahan mengajukan pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo pada penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 di Jakarta, 22-23 April 2015.
Arrmanatha Nasir dalam konferensi pers di Ruang Palapa Kementerian Luar Negeri, di Jakarta, Jumat, menyampaikan bahwa sebetulnya ada 18 kepala negara-pemerintahan yang telah mengajukan permohonan pertemuan bilateral, namun baru 16 yang telah terkonfirmasi.
Keenam belas negara yang kepala negara-pemerintahannya mengajukan pertemuan bilateral dengan Presiden Jokowi adalah Tiongkok, Myanmar, Pakistan, Bangladesh, Vietnam, Iran, Palestina, Afrika Selatan, Zimbabwe, Mesir, Nepal, Jordania, Swaziland, Jepang, dan Seychelles.
"Permohonan para kepala negara-pemerintahan tersebut akan disesuaikan dengan kecocokan waktu antara Presiden Jokowi dan mereka, jadi bukan masalah 'approved' (diterima) atau tidak," kata Arrmanatha.
Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menyediakan sekitar 12 ruangan khusus di Balai Sidang Jakarta (JCC) yang difungsikan untuk pertemuan bilateral antara negara-negara peserta KAA.
Secara keseluruhan, hingga saat ini Kemlu telah menerima konfirmasi kehadiran dari 57 delegasi negara Asia-Afrika untuk ikut serta dalam rangkaian acara KAA ke-60 di Jakarta pada 19-24 April 2015.
Rangkaian acara KAA ke-60 akan diawali dengan pertemuan pejabat tinggi (SOM) pada 19 April, pertemuan pejabat setingkat menteri pada 20 April dan pertemuan bisnis Asia-Afrika pada 21 April.
Pada puncak peringatan KAA ke-60 di Bandung, 24 April, para pemimpin negara Asia-Afrika akan melakukan napak tilas KAA 1955 dengan berjalan dari Hotel Savoy-Homan, Gedung Asia-Afrika dan alun-alun Kota Bandung. (Antara)
"Perdana Menteri Palestina Rami Hamdalah akan memimpin delegasi untuk hadir dalam Peringatan Konferensi Asia-Afrika. Delegasi tersebut terdiri atas Menteri Luar Negeri Riad al-Malki serta staf," ujar Fariz N. Mehdawi di Jakarta, Rabu (15/4/2015).
Menurut Mehdawi, Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA)ke-60 sangat penting bagi perjuangan rakyat Palestina dalam memperoleh kemerdekaan yang menyeluruh.
"Palestina ikut serta dalam Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 yang menghasilkan Dasasila Bandung. Dan hingga kini Palestina belum mendapatkan kemerdekaannya sementara negara-negara KAA pada tahun 1955 telah mendapatkan kemerdekaan," kata dia.
Ia mengatakan peringatan KAA menegaskan bagaimana negara di kawasan Asia dan Afrika mendukung kemerdekaan Palestina.
"Peringatan KAA juga dapat menumbuhkan rasa solidaritas antar negara dalam mewujudkan kedamaian di muka bumi," kata dia.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan 16 kepala negara dan pemerintahan mengajukan pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo pada penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 di Jakarta, 22-23 April 2015.
Arrmanatha Nasir dalam konferensi pers di Ruang Palapa Kementerian Luar Negeri, di Jakarta, Jumat, menyampaikan bahwa sebetulnya ada 18 kepala negara-pemerintahan yang telah mengajukan permohonan pertemuan bilateral, namun baru 16 yang telah terkonfirmasi.
Keenam belas negara yang kepala negara-pemerintahannya mengajukan pertemuan bilateral dengan Presiden Jokowi adalah Tiongkok, Myanmar, Pakistan, Bangladesh, Vietnam, Iran, Palestina, Afrika Selatan, Zimbabwe, Mesir, Nepal, Jordania, Swaziland, Jepang, dan Seychelles.
"Permohonan para kepala negara-pemerintahan tersebut akan disesuaikan dengan kecocokan waktu antara Presiden Jokowi dan mereka, jadi bukan masalah 'approved' (diterima) atau tidak," kata Arrmanatha.
Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menyediakan sekitar 12 ruangan khusus di Balai Sidang Jakarta (JCC) yang difungsikan untuk pertemuan bilateral antara negara-negara peserta KAA.
Secara keseluruhan, hingga saat ini Kemlu telah menerima konfirmasi kehadiran dari 57 delegasi negara Asia-Afrika untuk ikut serta dalam rangkaian acara KAA ke-60 di Jakarta pada 19-24 April 2015.
Rangkaian acara KAA ke-60 akan diawali dengan pertemuan pejabat tinggi (SOM) pada 19 April, pertemuan pejabat setingkat menteri pada 20 April dan pertemuan bisnis Asia-Afrika pada 21 April.
Pada puncak peringatan KAA ke-60 di Bandung, 24 April, para pemimpin negara Asia-Afrika akan melakukan napak tilas KAA 1955 dengan berjalan dari Hotel Savoy-Homan, Gedung Asia-Afrika dan alun-alun Kota Bandung. (Antara)
Komentar
Berita Terkait
-
Pemkot Bandung Liburkan Aktivitas Warga saat Peringatan KAA
-
Amankan Tamu Negara, Dana Belum Turun pun TNI-Polri Siap Bertugas
-
16 Ribu Personel Terbaik TNI-Polri Dikerahkan Amankan KAA
-
Siap Amankan KAA, TNI-Polri Gelar Apel Bersama Terakhir di Monas
-
Jaksa Agung: Eksekusi Mati Terpidana Narkoba Seusai KAA
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter