Suara.com - Menjelang Konfrensi Asia Afrika (KAA) yang di Bandung, Polsek Pacet, Cianjur, Jabar, menggelar razia sejumlah tempat kos-kosan sebagai upaya antisipasi teror dan tempat bersembunyi pelaku kriminal yang dapat menganggu KAA.
Kanit Reskrim Polsek Pacet, AKP Ujang Saputra di Cipanas, Minggu (19/5/2015), menjelaskan, kegiatan tersebut digelar di lima titik di wilayah hukum Pacet, dimana terdapat banyak kos-kosan yang dihuni pendatang dari berbagai daerah.
Dalam razia tersebut, pihaknya banyak menemukan penghuni kos-kosan yang tidak memiliki Kartu Tanda Pengenal (KTP), sehingga pihaknya memberikan peringatan dan pembinaan.
"Tidak ada penghuni yang diamankan, namun sebagian besar mendapat peringatan dan pembinaan karena tidak memiliki KTP dan sejumlah pasangan tidak dapat memperlihatkan surat nikahnya, sehingga kami berikan pembinaan," katanya.
Razia rumah kos-kosan tersebut, ungkap dia, salah satu bentuk pengamanan menjelang KAA dan akan digelar hingga beberapa hari kedepan, untuk meminimalisasi terjadinya tindak kriminal dan bersembunyi teroris yang dapat menganggu acara KAA.
Selain melakukan razia di sejumlah titik dimana terdapat rumah kos-kosan, pihaknya melakukan pengawasan secara ketat di sejumlah titik rawan terjadinya kriminalitas dan bersembunyinya pelaku teror yang akan menganggu berjalannya KAA karena letrak geografis wilayah tersebut dekat dengan Bandung.
"Kami akan terus meningkatkan pengawasan di sejumlah titik secara acak, sebagai bentuk pengamanan menjelang dan setelah KAA. Sejauh ini tidak ada hal yang mencurigakan dan tidak ada warga yang diamankan," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Megawati Usul Konferensi Asia Afrika Jilid II: Bahas Isu Kemerdekaan Palestina!
-
Perkuat Relasi, Indonesia-Namibia Upayakan Bentuk Kerjasama Antar Parlemen dengan Negara-negara Afrika
-
Terungkap, Marselino Ferdinan Tolak Jong KAA Gent Demi KMSK Deinze, Apa Alasannya?
-
Hyun-seok Hong, Rising Star Korsel Pesaing Marselino Ferdinan Andai Gabung KAA Gent
-
Profil KAA Gent, Tim Elite Belgia yang Dikaitkan dengan Marselino Ferdinan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK