Tersangka penjahat rampok
Sebanyak tiga perempuan perampok sepeda motor yang ditangkap Tim Operasional Lapangan (Opsnal) Kepolisian Sektor Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (15/4), tidak ditahan.
Kapolsek Cakranegara Kompol I Gusti Putu Suwarnaya di Mataram, Minggu, mengambil keputusan itu atas pertimbangan rasa kemanusiaan, terutama terhadap salah satu pelaku yakni DT (19), yang diketahui sedang mengandung tujuh bulan.
"Proses hukumnya tetap berjalan, tapi mereka tidak kita penjarakan, hanya dikenakan wajib lapor," kata Suwarnaya kepada wartawan.
DT, asal Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, yang diketahui bertindak sebagai otak dalam aksi pencurian sebuah sepeda motor merek Yamaha Mio Soul GT milik Haris itu bahkan difasilitasi untuk kebutuhan hamilnya.
"DT telah mendapat fasilitas pemeriksaan kesehatannya selama fase kehamilan hingga proses melahirkan nanti," ujarnya.
Dalam penanganan tersebut, pihak kepolisian telah mendapat bantuan dari Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Mataram.
"Kebutuhan susu dan lain sebagainya akan diberikan," ucap Suwarnaya.
Sementara itu, pelaku lainnya yakni SH (17), asal Karang Taruna, Kecamatan Ampenan, yang masih berstatus pelajar kelas dua sekolah menengah kejuruan negeri di Mataram itu juga bernasib sama dengan DT.
"SH masih berstatus seorang pelajar, jadi kita juga kenakan hukuman wajib lapor," katanya.
Sementara itu, pelaku yang berinisial RA (19), asal Kecamatan Gunung Sari, Kota Mataram itu juga mendapat keringanan dari pihak kepolisian untuk melakukan wajib lapor.
"Proses hukum yang akan dijalani oleh SH dan RA akan dikawal langsung oleh Panti Sosial Paramitha," ujarnya.
Diketahui, ketiga pelaku ditangkap karena telah melakukan tindak kriminalitas pencurian sebuah sepeda motor milik Haris yang beraal dari Karang Mas-mas, Kecamatan Cakranegara.
Sepeda motor Haris dicuri saat dipinjam oleh tetangganya yang masih satu sekolah dengan salah seorang pelaku yakni Dwi Endah Parami Gitah (16). Aksi itu berhasil dilakukan setelah ketiga pelaku menggandakan kunci sepeda motor korban.
Aksi pencurian itu berhasil dilakukan, saat SH mengajak Dwi Endah bepergian ke Mall Mataram pada 5 Maret 2015. Sepeda motor yang diparkir di samping Mall Mataram itu kemudian dengan gampangnya dibawa kabur oleh DT dan RA menggunakan kunci ganda yang telah dibuat sebelumnya. (Antara)
Kapolsek Cakranegara Kompol I Gusti Putu Suwarnaya di Mataram, Minggu, mengambil keputusan itu atas pertimbangan rasa kemanusiaan, terutama terhadap salah satu pelaku yakni DT (19), yang diketahui sedang mengandung tujuh bulan.
"Proses hukumnya tetap berjalan, tapi mereka tidak kita penjarakan, hanya dikenakan wajib lapor," kata Suwarnaya kepada wartawan.
DT, asal Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, yang diketahui bertindak sebagai otak dalam aksi pencurian sebuah sepeda motor merek Yamaha Mio Soul GT milik Haris itu bahkan difasilitasi untuk kebutuhan hamilnya.
"DT telah mendapat fasilitas pemeriksaan kesehatannya selama fase kehamilan hingga proses melahirkan nanti," ujarnya.
Dalam penanganan tersebut, pihak kepolisian telah mendapat bantuan dari Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Mataram.
"Kebutuhan susu dan lain sebagainya akan diberikan," ucap Suwarnaya.
Sementara itu, pelaku lainnya yakni SH (17), asal Karang Taruna, Kecamatan Ampenan, yang masih berstatus pelajar kelas dua sekolah menengah kejuruan negeri di Mataram itu juga bernasib sama dengan DT.
"SH masih berstatus seorang pelajar, jadi kita juga kenakan hukuman wajib lapor," katanya.
Sementara itu, pelaku yang berinisial RA (19), asal Kecamatan Gunung Sari, Kota Mataram itu juga mendapat keringanan dari pihak kepolisian untuk melakukan wajib lapor.
"Proses hukum yang akan dijalani oleh SH dan RA akan dikawal langsung oleh Panti Sosial Paramitha," ujarnya.
Diketahui, ketiga pelaku ditangkap karena telah melakukan tindak kriminalitas pencurian sebuah sepeda motor milik Haris yang beraal dari Karang Mas-mas, Kecamatan Cakranegara.
Sepeda motor Haris dicuri saat dipinjam oleh tetangganya yang masih satu sekolah dengan salah seorang pelaku yakni Dwi Endah Parami Gitah (16). Aksi itu berhasil dilakukan setelah ketiga pelaku menggandakan kunci sepeda motor korban.
Aksi pencurian itu berhasil dilakukan, saat SH mengajak Dwi Endah bepergian ke Mall Mataram pada 5 Maret 2015. Sepeda motor yang diparkir di samping Mall Mataram itu kemudian dengan gampangnya dibawa kabur oleh DT dan RA menggunakan kunci ganda yang telah dibuat sebelumnya. (Antara)
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Riwayatnya Lenyap Dalam Dekapan Rajah, dan dalam Hunusan Peluru
-
Sadis! Komplotan Perampok di Tangsel Keroyok Korban, Disekap di Mobil Sambil Dipaksa Cari Orang
-
Residivis Spesialis Rumah Kosong Beraksi Lagi di Jakarta Barat: Lampu Menyala Jadi Incaran!
-
Keji! Nenek Mutmainah Tewas, Jasadnya Diduga Dibakar dan Dibuang Perampok ke Hutan
-
Berani Tembaki Polisi dan Warga! Komplotan Curanmor Sadis Asal Lampung Ditangkap di Bekasi
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Penuhi Titah Prabowo, Pramono Siapkan Lahan 8 Hektare Bangun Sekolah Rakyat Permanen di Jakarta
-
Fakta-fakta Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ratusan Orang Mengungsi
-
Korban Ketiga Operasi Narkoba Katingan: Aiptu Sumaryanto Ditemukan Meninggal
-
Pelayat Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Ingin Donald Trump Meninggal Dunia
-
Ada Tamu Negara! Simak Rute Penutupan Jalan di Jakarta Selama Kunjungan PM Singapura
-
Khofifah Lepas 4.015 Pelari MANTRA116 2026, Perkuat Posisi Jatim sebagai Destinasi Sport Tourism
-
Jurus Baru Roy Suryo: Ajukan Praperadilan Jilid 2 Demi Runtuhkan Dasar Tersangka UU ITE
-
Rugikan Nasabah Rp90 M, Kasus Akses Ilegal Mirae Asset Naik Penyidikan!
-
Melejit 300 Persen! Penumpang Stasiun JIS Membeludak di Akhir Pekan, Tiket Rp1 Jadi Magnet
-
Teror Bom Molotov! Rumah Advokat di Ciracas Diserang Dua Pria Misterius