Kunjungan Jokowi di Jepang
Sebagian Kepala negara dan pemerintahan tidak mengikuti peringatan Konfrensi Asia Afrika di Bandung, Jumat (23/4/2015). Mereka hanya mengikuti konfrensi tingkat tinggi (KTT) Asia Afrika di Jakarta.
Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri selaku panitia nasional KAA ke-60, Yuri Octavian Thamrin menyampaikan, sejumlah Kepala Negara dan Pemerintahan yang langsung pulang ke negaranya masih-masing karena ada urusan kenegaraan.
"Ada sembilan Kepala negara yang tidak gabung di Bandung (Peringatan KAA ke-60). Di antaranya Perdana Menteri Jepang, Raja Jordania, Perdana Menteri Singapura, Presiden Iran, Wapres Sykeles, Presiden Palestina, Raja Brunai Darussalam Sultan Hasanah Bolkiah dan delegasi Vanuatu," kata Yuri di Jakarta, Kamis (22/42015) malam.
Dia menuturkan, seperti Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe terpaksa kembali Kamis (22/4/2015) lantaran ada sidang parlemen. Selain sebagai Perdana Menteri dia sekaligus menjabat sebagai anggota parlemen, sehingga harus hadir di sidang parlemen di negaranya. Maka dari itu, Pemerintah Indonesia selaku tuan rumah memaklumi hal itu.
"Sekarang di Jepang ada sidang parlemen, karena dia anggota parlemen jadi harus hadir disana. Karena peraturan di negara itu kalau Perdana Menteri mau keluar negeri disaat bersamaan dengan sidang harus persetujuan parlemen. Jadi kalau beliau kembali dan akan ke Amerika, kamu cukup maklumi," tuturnya.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas
-
Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi
-
Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia
-
KPK Ungkap Celah Tata Kelola Partai, Soroti Ketiadaan Pengawas Kaderisasi
-
Tanggal Merah Bulan Mei 2026 Kapan Saja? Ini Daftarnya Berdasarkan SKB 3 Menteri
-
Kurir Sabu Diciduk di Sunter Mall, Polisi Sita Hampir 1 Kg Narkoba
-
Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak
-
Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!
-
Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok
-
Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan