Suara.com - Ketua KPK nonaktif Abraham Samad (AS) dipastikan batal atau tidak jadi ditahan oleh pihak Polda Sulselbar. Penangguhan penahahan itu sebagaimana dikonfirmasikan oleh tim kuasa hukum Abraham Samad di Mapolda Sulselbar, Selasa (28/4/2015) jelang tengah malam.
"Akhirnya (penyidik) kepolisian menyodorkan penangguhan penahanan," ungkap salah satu kuasa hukum Samad, Lilyana Santosa, kepada para wartawan di Mapolda Sulselbar, Makassar.
Lebih jauh, pihak kuasa hukum menjelaskan bahwa penangguhan penahanan ini merupakan hasil dari upaya hukum selama beberapa jam terakhir. Termasuk juga di antaranya langkah dari pihak pimpinan KPK sendiri, sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya.
Kepada wartawan pula, Lilyana mengungkapkan bahwa pihak penyidik memang tidak memiliki alasan kuat untuk menahan Samad. Hal itu antara lain karena menurutnya selama ini kliennya telah kooperatif dalam menjalani pemeriksaan kasusnya.
Adapun Samd sendiri, usai dipastikan tidak jadi ditahan, kepada wartwawan menyatakan akan langsung pulang setelah ini ke rumahnya untuk beristirahat.
Sebagaimana diketahui, hari ini Samad kembali menjalani pemeriksaa di Polda Sulselbar, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen berdasarkan laporan dari Feriyani Lim. Beberapa jam diperiksa, Samad dicecar puluhan pertanyaan oleh penyidik, sebelum akhirnya diumumkan akan ditahan.
Namun, langkah penahanan oleh pihak kepolisian ini segera direspons oleh tim kuasa hukumnya, termasuk juga pihak KPK yang menyesalkan, serta segera mengajukan permohonan penangguhan penahanan.
Berita Terkait
-
KPK Sebut Ketua PDIP Jabar Diduga Kecipratan Duit Kasus Ijon Proyek Bekasi, Berapa Jumlahnya?
-
Pola Korupsi 'Balik Modal Pilkada' Jerat Bupati Bekasi? KPK Cium Modus Serupa Lampung-Ponorogo
-
Ono Surono Dicecar KPK Soal Aliran Uang Korupsi Bupati Bekasi, Kapasitas Sebagai Ketua PDIP Jabar
-
KPK Bantah Lindungi Bos Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Soal KPK Tak Pajang Tersangka, Novel Baswedan Soroti Dalih Kemanusiaan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
Terkini
-
Dua Bulan Pascabanjir, Instalasi Farmasi RSUD Aceh Tamiang Mulai Pulih Bertahap
-
Banjir Rendam Tol Sedyatmo, Polisi Alihkan Arus Lalin Menuju Bandara Soekarno-Hatta
-
Titik Jatuh Pesawat ATR di Maros Ditemukan, TNI AU Kerahkan Pasukan Elite untuk Evakuasi
-
Intip Gaji Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional, Jabatan Baru Noe Letto dan Frank Hutapea
-
Adian Napitupulu Minta PT Antam Gerak Cepat Evakuasi Korban Asap Tambang Pongkor
-
6 Fakta Bripda Rio: Desersi Usai Selingkuh dan KDRT, Kabur Jadi Tentara Bayaran Rusia
-
BMKG Waspada Cuaca Ekstrem: Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang Hampir di Semua Provinsi
-
Prediksi Cuaca Hari Ini, Minggu 18 Januari: Jabodetabek Waspada Hujan Deras
-
SIPSS Polri 2026: Jadwal, Syarat, Link Pendaftaran dan Daftar Jurusan
-
Bongkar 6 Nyawa yang Masih Terjebak, Adian Ingatkan Sejarah Kelam 'Asap Pengusir' di Pongkor