Suara.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon mengungkapkan penyesalannya atas eksekusi mati yang dilakukan Indonesia terhadap tujuh warga negara asing pada hari Rabu (29/4/2015). Ban mengatakan, hukuman mati tidak punya tempat di abad ke-21.
Hari Minggu, 26 April lalu, Ban telah meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk memberlakukan moratorium hukuman mati dan membebaskan nyawa para terpidana mati.
"Ia kembali mendesak pemerintah Indonesia untuk meninjau kembali kekuasaannya dan menghilangkan semua hukuman mati," bunyi pernyataan Ban yang disampaikan lewat juru bicaranya.
"Hukuman mati tidak punya tempat di abad ke-21," ujar Ban.
Pada kesempatan tersebut, Ban juga mengingatkan bahwa sudah ada 177 negara anggota PBB yang mendukung moratorium hukuman mati. Ia mengajak semua negara yang masih memberlakukan hukuman mati untuk bergabung dalam upaya penghapusan hukuman mati.
Selama ini, Indonesia bertahan pada pendiriannya bahwa hukuman mati adalah salah satu upaya untuk memenangkan "perang" terhadap narkoba. Tujuh warga negara asing yang dieksekusi pada hari Rabu, dua diantaranya warga negara Australia, satu dari Brasil, dan empat dari Afrika. Mereka dieksekusi bersama seorang terpidana mati asal Indonesia. (CNA)
Berita Terkait
-
Ramai Desakan Febrie Adriansyah Dijatuhi Hukuman Mati, LBHM Ingatkan Bahaya Ilusi Ketegasan
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia
-
Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
DFSK E5 Plus Kantongi 1.100 Pemesanan Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026
-
5 Hair Mask untuk Merawat Rambut Diwarnai agar Tetap Sehat dan Cerah
-
Pesan Sahroni ke Kuntadi Usai Jadi Jampidsus: Jangan Main Mata Terkait Kasus Febrie
-
Dedi Mulyadi Kalah di PTUN, SK UMSK Jabar Harus Dicabut
-
Huawei MatePad Pro Max Meluncur, Tantang Dominasi Laptop dengan AI PC-Level dan Desain Tertipis
-
4 Cushion Proteksi SPF 50 Solusi Anti-Ribet Touch-Up saat Aktivitas Outdoor
-
Bantu Persiapan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Angkat Topi untuk Bali United
-
Gubernur URI Ungkap Alasan Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia