Suara.com - Identitas agen rahasia ISIS perekrut perempuan muda di sejumlah negara Eropa dan Amerika Serikat berhasil terkuak. Jenis kelaminnya perempuan, masih berusia sangat muda, yakni 20 tahun, asal Seattle, Amerika Serikat.
Belum dijelaskan pasti siapa nama agen tersebut. Tapi di laman Twitter, dia dikenal dengan @_UmmWaqqas.
@_UmmWaqqas, di foto dalam laman Twitter mengenakan hijab yang menutupi wajahnya. Sehingga penampakannya masih buram hingga sejauh ini.
Diduga kuat, saat ini dia masih menjadi mahasiswi jurusan jurnalistik di Amerika.
Channel 4 News yang berhasil mengungkap sosok @_UmmWaqqas mengatakan bahwa perempuan itu memiliki jabatan tinggi di ISIS. Dia sudah merekrut banyak orang untuk bergabung ISIS, dan tengah berusaha mendoktrin secara online lebih dari 8.000 orang.
Cara @_UmmWaqqas merekrut kaum perempuan dengan memposting kutipan-kutipan inspirasi, dan saran soal Islam --yang berujung pada ISIS. Dia juga memposting hal-hal yang menyejukan hati, dan kutipan Al Quran.
Selain hal-hal tersebut, @_UmmWaqqas juga beberapa kali memposting kutipan bernada radikal. Salah satunya dukungan pembunuhan terhadap pilot Yordania --yang akhirnya memang dibakar hidup-hidup dalam 'kerangkeng' oleh ISIS.
Dengan postingan tersebut, akun @_UmmWaqqas cukup popular di kalangan pendukung ISIS, terutama kaum perempuan.
Lucunya, sikap antibarat yang dilontarkan @_UmmWaqqas tidak berjalan lurus dengan kehidupan pribadinya. Seorang teman @_UmmWaqqas, yang menolak disebutkan identitasnya mengatakan bahwa sang perekrut masih gemar menyantap pizza, menonton pertandingan Super Bowl, bahkan ke gym bersama teman-temannya.
"Saya benar-benar kehilangan kata-kata. Dia itu teman masa kecil saya. Tapi kini dia menjadi ekstrem," kata teman @_UmmWaqqas kepada Channel 4 News.
"Dulu dia layaknya remaja perempuan biasa di AS. Bersekolah dan bergaul seperti perempuan umumnya," lanjut teman @_UmmWaqqas.
Saat ini, akun @_UmmWaqqas tidak aktif. Diduga kuat dia telah mengganti nama akun karena telah terendus. (news.com.au)
Tag
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Gagal Salip Bus dari Kiri, Pemotor Tewas Hantam Separator Jalur TransJakarta Kampung Melayu
-
Kecelakaan TransJakarta di Gunung Sahari: Pemotor Tewas Usai Nekat Terobos Jalur Busway
-
Sidang Praperadilan Yaqut, Pakar Hukum Kesulitan Maknai Kedudukan Pimpinan KPK dalam UU KPK Baru
-
Kemenpar Sebut Pariwisata Bali Tetap Stabil di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Ahli di Praperadilan Yaqut Sebut Penetapan Tersangka Kewenangan Penyidik, Bukan Pimpinan KPK
-
Soal Kerugian Negara Kasus Pertamina, Febri Diansyah Ingatkan Putusan Pengadilan Tipikor
-
Tembakan Polisi Tewaskan Remaja di Makassar, Polri Klaim Penggunaan Senpi Terus Dievaluasi
-
Larang Ada Interupsi dalam Sidang Praperadilan Yaqut, Hakim ke KPK: Ini Bukan Acara Talkshow TV
-
Kena Jebakan Rusia, Reza Pahlavi Rela Negaranya Dibom dan Sebut "Perang Salib"
-
Bareskrim Rampas dan Setor Uang Rp58,1 Miliar Hasil Kejahatan Judi Online ke Negara