Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla melakukan serangkaian kunjungan kerja ke sejumlah daerah di Provinsi Sulawesi Selatan, selama dua hari.
Wapres Jusuf Kalla bersama istri, Mufidah Kalla, berangkat dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma Sabtu (6/6/2015) pagi pukul 06.00 WIB dengan menggunakan Pesawat Khusus.
Setibanya di Pangkalan TNI AU Hasanuddin, Kabupaten Maros, Wapres disambut oleh Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo beserta istri, Ayunsri Limpo.
Kemudian Wapres beserta rombongan menuju Kabupaten Wajo untuk meninjau pembangunan bendung gerak di Kecamatan Sengkang.
Bendung gerak merupakan bangunan pembatas sungai berupa pintu-pintu air yang dapat mengatur ketinggian muka air sungai.
Usai meninjau Bendung Gerak Sengkang, Wapres Kalla bersama Gubernur Limpo menuju Danau Tempe dengan menggunakan 'speed boat'.
Wapres kemudian menuju Kabupaten Bone untuk bertemu dengan masyarakat sekitar serta meresmikan pembangunan Masjid Raya Bone.
Wapres Kalla dijadwalkan kembali lagi ke Jakarta dari Makassar pada Minggu (7/6/2015) pukul 08.45 Wita. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat