Suara.com - Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, sekitar 90 persen perempuan penderita HIV/AIDS di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, merupakan perempuan berjilbab dan dari keluarga baik-baik.
"Persentase 90 persen ini dari data sebanyak 564 perempuan yang dinyatakan positif menderita HIV/AIDS," kata Khofifah Indar Parawansa di sela-sela haul Ulama Madura di Desa Petereman, Bangkalan, Jawa Timur, Minggu (7/6/2015).
Setelah diteliti, katanya, ke-90 persen perempuan berjilbab yang terinfeksi virus HIV/AIDS tersebut, karena suaminya, memang sering menggunakan jasa pekerja seks komersial (PSK).
Sedangkan, PSK yang sering menjadi teman kencan para suami perempuan-perempuan ibu rumah tangga itu, merupakan PSK yang terserang HIV/AIDS.
"Akibatnya, ibu-ibu rumah tangga yang baik-baik di rumahnya itu, juga ikut tertular HIV/AIDS," katanya.
Di hadapan para santri dan ulama pengasuh pondok pesantren se-Madura itu, Mensos juga mengemukakan, bahwa yang sering menjadi alasan sebagian orang, khusus wanita terjerumus dalam dunia prostitusi, karena alasan ekonomi.
Namun, faktor ekonomi bukan satu-satunya alasan. Ada yang karena keluarganya bermasalah, sehingga menjadikan dunia prostitusi sebagai tempat pelarian.
"Memang faktor ekonomi sangat menentukan. Tapi jika komitmen keagamaan kuat, tentu akan menjadi benteng untuk berbuat sesuatu yang dilarang oleh agama," katanya.
Mensos menjelaskan, saat ini, pemerintah memang sedang memfokuskan pada upaya penanganan masalah-masalah sosial yang terjadi di Indonesia, termasuk upaya menghapus praktik prostitusi.
"Bapak Kiai dan Ibu Nyai, mohon sambung doanya, saya besok akan ke Ponorogo, akan melakukan penutupan lokalisasi di sana, dan ini merupakan lokalisasi ke-13 yang ditutup di Indonesia," katanya sembari mendapatkan tepuk tangan hadirin yang hadir acara itu.
Kepada para santri dan para ulama serta juru dakwah di Pulau Garam Madura ini, Mensos Khofifah Indar Parawansa juga mengajak, agar dakwah kedepan tidak hanya dilakukan dengan perkataan, akan tetapi juga tindakan.
"Untuk memperbaiki perekonomian masyarakat, kita tentunya perlu melakukan langkah nyata dalam bidang ekonomi dan kami salut atas gerakan ekonomi yang telah dilakukan pondok Pesantren Sidogiri dengan lembaga keuangannya yang kita kebal Baitul Mal Wattanwil (BMT)," kata Khofifah. (Antara)
Berita Terkait
-
Rp 48,7 Triliun Dana PBI JKN Dipertanyakan, Mensos Akui Banyak Tak Tepat Sasaran
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Jika BPJS Mati Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien Darurat, Ini Penjelasan Mensos!
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029